Omzet Penjual Bendera di Sampang Turun, Warga Lebih Memilih Beli Online
Redaksi - Monday, 03 August 2026 | 08:36 AM


salsabilafm.com – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, penjual bendera terlihat mulai memadati sejumlah titik di sepanjang jalan perkotaan di Kabupaten Sampang, Jawa Timur. Kebanyakan mereka berasal dari Jawa Barat.
Dadang, salah satu penjual bendera berasal dari Garut, Jawa Barat, menempuh perjalanan jauh demi mencari rezeki di Pulau Madura.
"Ya biasalah sampai tidur di pinggir jalan seperti ini. Dari Bandung ke Madura, kadang dari Madura ke Bandung seperti tukar rezeki begitu untuk menafkahi keluarga," ucap Dadang, Senin, (3/8/2026).
Dadang mengaku sudah berada di Sampang sejak 2 Juli 2026 lalu. Terhitung 15 hari dia berjualan atribut merah putih.
"Kalau pulang, tahun kemarin itu tanggal 16 Agustus. Jadi saya Agustusan di jalan," tuturnya.
Dadang tidak sendirian, dia ditemani rekan-rekannya yang tersebar di wilayah Bangkalan, Sampang, Pamekasan hingga Sumenep. Semuanya berasal dari wilayah Jawa Barat.
Berbagai atribut kemerdekaan dijual Dadang, mulai dari bendera ukuran 120 sentimeter, lampion, gantungan kunci, hingga dekorasi bergambar Garuda. Harga yang ditawarkan pun bervariasi, mulai Rp10 ribu hingga ratusan ribu rupiah.
Dadang mengaku penjualan bendera tahun ini jauh lebih sepi dibandingkan tahun sebelumnya. Menurut Dadang, akhir Juli biasanya sudah ramai pembeli, namun hingga awal Agustus ini omzet yang diraihnya belum mencapai target.
"Kalau dulu awal Agustus bisa dapat 7-8 juta. Sekarang baru sekitar Rp5 juta," ungkapnya.
Menurut dia, penjualan sepi karena masyarakat lebih memilih belanja secara online. "Zaman sekarang itu online semua. MBG juga sangat memengaruhi. Pokoknya semuanya rusak lah," keluh Dadang.
"Saya berharap omzet yang didapatkan minimal sama dengan tahun sebelumnya, syukur kalau bisa lebih," tutup dia. (Bad)
Next News

Target Selesai Juni, Proyek Gedung Poltera Senilai Rp59 Miliar Baru Capai 85 Persen
6 hours ago

Peserta Lomba Gerak Jalan di Sampang Dibatasi untuk Pelajar, Kategori Umum Ditiadakan
6 hours ago

Koalisi Jurnalis dan Masyarakat Sipil Surabaya Kecam Pelabelan 'Londo Ireng' oleh Presiden Prabowo Subianto
8 hours ago

SPPG dan KDKMP di Sampang Belum Urus PBG, Dinas PUPR: Kami Sudah Surati Mereka
11 hours ago

PAD PBG Sampang Capai 83 Persen, Dinas PUPR Optimis Tembus Rp1 Miliar
11 hours ago

BPBD Sampang Selidiki Suara Gemuruh Air Misterius di Area Persawahan Warga
11 hours ago

BMKG Imbau Nelayan dan Operator Kapal Waspadai Angin Kencang di Perairan Sumenep
11 hours ago

Korban Kapal KM Mutiara Sentosa 2 Tiba di Pelabuhan Tanjung Perak
11 hours ago

4 Penumpang KMP Mutiara Sentosa 2 dilaporkan Meninggal Dunia, 218 Orang Selamat
11 hours ago

KM Mutiara Sentosa 2 Terbakar di Perairan Sumenep, Penumpang Mulai Dievakuasi
a day ago





