Balap Liar Resahkan Warga Sampang, Polisi: Kami Kekurangan Petugas untuk Patroli 24 Jam
Syabilur Rosyad - Sunday, 25 January 2026 | 08:44 AM


salsabilafm.com - Para pengendara yang melintas di Jalan Syamsul Arifin dan Jalan Makboel, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, dibuat resah oleh aksi balap liar yang dilakukan sekelompok pemuda setiap malam minggu.
Dua ruas jalan tersebut kerap dijadikan arena trek-trekan pada dini hari. Akibatnya, pengendara terpaksa memperlambat laju kendaraan, bahkan berhenti demi menghindari risiko kecelakaan.
Sebagian besar pelaku balap liar diketahui masih berstatus pelajar. Aksi mereka disertai suara knalpot bising yang mengganggu kenyamanan warga sekitar.
Ahmadi, seorang pengendara, mengaku sempat tertahan saat melintas di Jalan Syamsul Arifin karena jalan hampir tertutup oleh kerumunan penonton.
"Tadi malam saya lewat sana, sempat tertahan karena anak-anak yang balapan itu menutup jalan," kata Ahmadi kepada salsabilafm.com melalui WhatsApp, Minggu (25/01/2026).
Menurut dia, tidak adanya petugas di lokasi membuat para pelaku semakin leluasa menjadikan jalan umum sebagai arena balap.
"Tolong polisi segera menindak tegas. Kami pengendara jadi susah melintas dan harus ekstra hati-hati," keluhnya.
Hal senada juga diutarakan Rahman. Menurutnya, aksi balap liar di dua lokasi tersebut kerap terjadi, terutama pada malam akhir pekan.
"Selain mengganggu, ini juga sangat berbahaya. Kalau malam Minggu, saya takut bawa keluarga lewat Jalan Makboel," ujarnya.
Rahman menduga, balap liar tersebut tidak hanya sekadar adu kecepatan, tetapi juga berpotensi melibatkan praktik perjudian.
"Katanya ada joki yang dibayar dan taruhan juga, meskipun saya tidak tahu pasti jumlahnya," ungkapnya.
Menanggapi itu, Kasatlantas Polres Sampang, AKP Sigit Ekan Sahudi, mengaku telah melakukan langkah antisipasi dan pembubaran balap liar.
"Tadi malam anggota Polsek Sampang Kota sudah membubarkan balap liar di kawasan Taman Wiyata, Kelurahan Dalpenang," ujar Sigit.
Tak hanya itu, Sigit mengaku pihaknya kerap kali melakukan patroli Blue Light di sejumlah titik rawan, termasuk Jalan Raya Pangilen, guna mengantisipasi kejahatan 3C, kecelakaan lalu lintas, dan balap liar.
"Namun karena aksi mereka ini dilakukan tengah malam, kami kekurangan petugas untuk melakukan patroli 24 jam, apalagi di waktu malam," pungkasnya. (Syad)
Next News

Kasus Dugaan Pencabulan Oknum Guru Madrasah di Bangkalan, Begini Penjelasan Polisi
3 days ago

Ayah di Pamekasan Rudapaksa Anak Kandung hingga Melahirkan, Pelaku Diamankan Polisi
4 days ago

Kedapatan Nyabu, Warga Sumenep Ditangkap Polisi
5 days ago

Polisi Temukan Obat Penenang di Rumah Tersangka Pembunuh Anak Kandung
6 days ago

Gegara Cemburu, Pria di Pamekasan Bacok Mantan Pacar Pasangannya
6 days ago

Diduga Cabuli 6 Siswi, Oknum Guru Madrasah di Bangkalan Ditangkap Polisi
6 days ago

Ungkap Kasus Pencurian di Bangkalan, Polisi Izinkan Pinjam Pakai BB ke Pemilik
6 days ago

2 Pembobol Rumah yang Bawa Motor dan TV di Sampang Ditangkap Polisi
11 days ago

Polisi Sita Puluhan Botol Miras di Sumenep
13 days ago

Peserta Gerak Jalan di Bangkalan Tampilkan Pornoaksi, MUI: Harus Diproses Hukum
13 days ago





