Kasus Penipuan Jual Beli Susu MBG di Facebook Diduga Ada Keterlibatan Oknum Sales
Redaksi - Saturday, 24 January 2026 | 07:57 AM


salsabilafm.com - Penipuan jual beli susu untuk menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Pamekasan diduga ada keterlibatan oknum sales. Moh Erfan (40), salah satu pebisnis susu MBG mengatakan, dari sejumlah modus penipuan jual beli susu MBG di Facebook atau di medsos lainnya ditengarai ada keterlibatan oknum sales di salah satu perusahaan.
"Banyak kejanggalan yang bisa disimpulkan ada keterlibatan oknum sales," katanya, Jum'at (23/1/2026).
Menurut Erfan, modus penipuan yang dilakukan pelaku sangat rapi, termasuk mengetahui sasaran korban yang akan ditipu.
Selain itu, penjual di online sangat detail memberikan informasi pengiriman susu MBG ke Kabupaten Pamekasan. Seolah meyakinkan pembeli.
"Pelaku penipuan yang ada di Facebook sengat memahami jadwal pengiriman susu," katanya.
Termasuk soal harga produk hingga nama-nama produk, sehingga diyakini ada oknum sales di balik kasus penipuan susu MBG.
Dikatakannya, dari beberapa kali percobaan penipuan sama persis dengan kejadian yang dialami korban. Mulai dari foto produk, datangnya pengiriman susu diangkut truk hingga peran sopir yang datang ke lokasi pembeli juga sama.
"Sopir pasti meminta sebelum dibayar barang tidak akan diturunkan. Di saat yang bersamaan pelaku penipuan menelepon dan mendesak korban untuk segera transfer," ungkapnya.
Erfan memaparkan, kalau tidak segera ditransfer, sopir pura-pura akan segera pindah ke tempat lain.
"Setelah ditransfer, sopir langsung menelepon temannya dan pura-pura menanyakan uang sudah ditransfer apa belum. Sementara rekening yang diberi ke korban tidak sama dengan rekening yang diperlihatkan sopir truk susu," tuturnya.
Dia masih menyelidiki keterlibatan oknum sales. Termasuk truk yang sering beroperasi di wilayah Pamekasan.
"Kami masih terus mencari. Kalau ketahuan dengan modus yang sama lagi, akan kami laporkan ke polisi di lokasi," tegasnya.
Sebelumnya, salah satu warga Pamekasan inisial ST tertipu Rp50 juta saat membeli susu sekolah sebanyak 500 karton. Alih-alih menerima barang, korban justru kehilangan uang.
Setelah ST, ada beberapa korban juga hampir tertipu. Mulai Rp100 juta hingga Rp200 juta dengan modus yang sama persis. (*)
Next News

Soal Reshuffle Kabinet, PAN: Hak Prerogatif Presiden Prabowo
13 hours ago

Ikan dan Biota Laut Ditemukan Mati di Sekitar Tumpahan CPO di Perairan Gili Iyang
13 hours ago

ASN Pamekasan Dilarang Main Game dan Live di Medsos Saat Jam Kerja
13 hours ago

Simpan Sabu 100 Gram, Wanita Asal Pamekasan Dibekuk Polisi
13 hours ago

Skandal 'Sekolah Hantu': Disdik Sampang Akui SDN Batoporo Timur 1 Tanpa Pengawas
17 hours ago

Buntut KBM Fiktif di SDN Batoporo Timur 1, Sekda Sampang Perintahkan Audit Dana BOS
17 hours ago

Polisi Ungkap Ciri-ciri Hijriyatul Laila: Terakhir Memakai Daster Warna Cokelat
17 hours ago

Polisi Kembalikan Emas 26 Gram ke Keluarga Korban Jambret yang Tewas di Pamekasan
8 hours ago

Warga Pamekasan Madura Adukan Jembatan Rusak ke Wakil Presiden Gibran
8 hours ago

Kapal Tongkang Kandas di Perairan Giliyang Sumenep, 5 ABK Selamat
8 hours ago



