Seorang Perempuan Melahirkan di Bus saat Perjalanan dari Solo ke Pamekasan
Redaksi - Wednesday, 13 May 2026 | 03:39 AM


salsabilafm.com - Seorang wanita berinisial V (22) melahirkan bayi di dalam bus saat perjalanan dari Solo ke Madura. Bayi berjenis kelamin perempuan itu lahir saat bus Akas Mila Sejahtera yang ditumpangi tiba di Kabupaten Pamekasan.
"Pada Selasa, 12 Mei 2026, sekitar pukul 03.00 WIB, satpam menyampaikan ke tim IGD bahwa ada wanita yang akan melahirkan di dalam bus," kata dr. Fikri Bariz, Ketua Komite Medik RSUD Mohammad Noer, Rabu (13/5/2026).
Dia menyampaikan, tim IGD yang terdiri dari satu bidan dan dua perawat dengan peralatan dan obat-obatan mendatangi pasien yang berada di dalam bus.
"Saat di dalam bus, didapatkan bayi sudah lahir di pangkuan ibunya, sedangkan plasenta belum lahir. Kemudian, perawat membawa bayi ke ruang ponek untuk mendapatkan perawatan," ujarnya.
Sementara, bidan yang berada di dalam bus membantu ibu melahirkan plasenta. "Plasenta diahirkan dalam waktu yang singka dengan pendarahan yang minimal," ucapnya
Setelah plasenta lahir, ibu langsung dibawa masuk ke ruang ponek, untuk pemasangan infus, pemberian obat, serta pemeriksaan oleh dokter dan bidan.
"Pasien mengaku mengalami rasa nyeri di perut pada satu hari sebelumnya. Tetapi, pasien sengaja menahan rasa sakit itu dari kota perantauan agar dapat melahirkan kota asalnya, yakni Kabupaten Pamekasan," tambahnya.
Menurut Fikri, kondisi bayi dan ibu stabil pasca persalinan. "Kondisi itu dilaporkan kepada dokter terkait kemudian dilakukan observasi. Setelah itu, keluarga dan pasien meminta pulang atas permintaan sendiri," pungkasnya. (*)
Next News

Desa Terdampak Kekeringan di Pamekasan Diprediksi Bertambah, BPBD: Tunggu SK dari Bupati
a day ago

Sempat Hilang Dicuri Maling, Motor Milik Warga Pamekasan Akhirnya Kembali
a day ago

Kecam Pelecehan Seksual terhadap Anak, KOPRI PMII Sampang Desak Pelaku Dihukum Berat
a day ago

SPBU Arahkan Pengguna Jeriken Urus Rekomendasi, Disperta KP: Kalau Diperjualbelikan Kembali Kami Tolak
a day ago

Dinsos PPA Sampang Dampingi Korban Rudapaksa 27 Orang, Pastikan Hak Pendidikan Terpenuhi
a day ago

Pemkab Sampang Tunggu Petunjuk ESDM Jatim Tangani Sumur Bor Diduga Mengandung Gas
a day ago

Kantor Imigrasi Pamekasan Deportasi 5 WNA Asal Malaysia dan Pakistan
17 hours ago

Lahan Tembakau di Pamekasan Dirusak OTK, Petani Rugi Rp6,5 Juta
17 hours ago

Desak Polisi Tangkap 27 Pelaku Rudapaksa Anak, DPRD Sampang: Itu Tindakan Biadab
18 hours ago

Gerakan Indonesia Asri 2026 Diluncurkan di Sampang, Dorong Lingkungan Bersih dan Berkelanjutan
2 days ago





