Selasa, 26 Mei 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

Pertamina Tambah 1,5 Juta Tabung LPG 3 Kg di Jatim Selama Libur Iduladha

Ach. Mukrim - Tuesday, 26 May 2026 | 03:20 AM

Background
Pertamina Tambah 1,5 Juta Tabung LPG 3 Kg di Jatim Selama Libur Iduladha
Petugas merapikan LPG 3 KG. (Pertamina untuk salsabilafm/)


salsabilafm.com - PT Pertamina Patra Niaga menambah pasokan LPG 3 kilogram sebanyak 1,5 juta tabung di Jawa Timur selama periode libur panjang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah pada 27-31 Mei 2026.


Tambahan pasokan itu disiapkan untuk mengantisipasi meningkatnya konsumsi masyarakat selama momentum long weekend yang berlangsung lima hari berturut-turut.




Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus PT Pertamina Patra Niaga, Ahad Rahedi, mengatakan, stok energi baik BBM maupun LPG dipastikan aman dan mencukupi selama masa libur panjang. Seluruh infrastruktur distribusi juga telah disiagakan agar penyaluran energi berjalan lancar.


"Pada momen libur panjang ini, produk LPG menjadi primadona yang digunakan dalam aktivitas masyarakat. Guna menghadapi lonjakan permintaan, kami telah memitigasi melalui pelaksanaan penyaluran fakultatif sebagai tambahan penyaluran di luar penyaluran reguler," kata Ahad dalam keterangannya, Selasa (26/5/2026).


Dia menjelaskan, tambahan penyaluran fakultatif LPG yang disiapkan mencapai hingga 99 persen dari rata-rata penyaluran harian di Jawa Timur.




Selain LPG, lanjutnya, Pertamina Patra Niaga juga memperkuat layanan distribusi BBM dengan melakukan build up stock sesuai kebutuhan serta meningkatkan pengecekan sarana dan fasilitas SPBU, termasuk aspek quantity and quality (QQ) BBM.


Ahad mengimbau masyarakat tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying karena stok energi dipastikan aman.




"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak membeli produk secara berlebihan, terutama LPG. Masyarakat jangan mudah terpancing atas informasi yang belum tentu kebenarannya," ujarnya.


Dia juga mengingatkan LPG 3 kilogram merupakan produk subsidi yang diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu. Sementara masyarakat mampu diimbau menggunakan LPG nonsubsidi seperti Bright Gas.


"Masyarakat jangan mudah terpancing atas informasi yang belum tentu kebenarannya, jangan sampai kekhawatiran masyarakat dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab," tutupnya. (*)