Selasa, 7 April 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

Pertamina Patra Niaga Resmi Tutup Satgas RAFI 2026, Layani Jutaan Pemudik di Jatim

Moh Isrok - Tuesday, 07 April 2026 | 06:51 AM

Background
Pertamina Patra Niaga Resmi Tutup Satgas RAFI 2026, Layani Jutaan Pemudik di Jatim
Pertamina bersama Tim Satgas RAFI saat memberikan pelayanan ke para pemudik. (Pertamina untuk salsabilafm/)

salsabilafm.com - Pertamina Patra Niaga resmi menutup pelaksanaan Satuan Tugas Ramadan dan Idul Fitri (Satgas RAFI) 2026 sejak Rabu 1 April 2026. Pasukan khusus yang bertugas sejak 9 Maret hingga 1 April 2026 tersebut berhasil menjaga stabilitas pasokan energi di Ramadan hingga arus mudik dan arus balik lebaran Idul Fitri 2026.


Laporan Tim Satgas RAFI 2026 melalui data yang dilansir Polda Jawa Timur (Jatim) mencatat, selama arus mudik dan arus balik 2026 di Jatim terpantau aman dan lancar. Hal itu dilihat dari angka kecelakaan lalulintas yang mengalami penurunan jika dibanding tahun sebelumnya. 


Selain pengaturan lalu lintas yang patut diapresiasi, sejumlah peran pendukung seperti sarana beristirahat untuk para pemudik yang disediakan oleh Satgas RAFI 2026 serta cukupnya ketersediaan energi dalam kelancaran para pemudik tahun ini juga patut diapresiasi.




Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Iwan Yudha Wibawa mengapresiasi kinerja seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menjaga kelancaran layanan energi selama masa Satgas.


"Terimakasih sebesar-besarnya kami ucapkan kepada seluruh stakeholders, baik dari unsur Pemerintah Daerah, TNI, Polri, Hiswana Migas, serta rekan-rekan media,". Senin (6/4/2026).




Selain itu, Yudha juga menyampaikan apresiasinya kepada tim Pertamina yang terus menjaga distribusi energi tetap aman dan lancar di seluruh wilayah kerja Pertamina termasuk Jatim. 


Dia menjelaskan, pendistribusi energi untuk wilayah Jatim pada momentum Ramadhan dan Idul Fitri 2026 terjadi peningkatan konsumsi, seperti permintaan LPG naik 6,2 persen jika dibandingkan kondisi normal. Sedangkan untuk BBM (Gasoline) mencapai 19 persen dan Avtur 13 persen dari rata-rata konsumsi normal. Adapun untuk Gasoil mengalami penurunan seiring berkurangnya aktivitas industri selama libur panjang. 


"Apresiasi yang setinggi-tingginya juga saya sampaikan kepada seluruh tim Pertamina yang siaga penuh, serta keluarga mereka yang turut mendukung kelancaran operasional selama masa Satgas," ujar Yudha. 




Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi menjelaskan, stabilitas ketersediaan stok BBM, LPG, dan Avtur selama masa Satgas tetap terpenuhi, rata-rata dengan ketahanan stok yang bervariasi mulai dari 8 hingga 15 hari sesuai dengan permintaan produk di wilayah masing-masing daerah. 


"Selama masa Satgas RAFI 2026, Pertamina terus memastikan kesiapan infrastruktur distribusi di Jatim melalui pengoperasian 6 Terminal BBM (Fuel dan Integrated Terminal), 1016 SPBU, 33 SPBUN, 969 Agen LPG, dan 6 Aviation Fuel Terminal. Operasional ini dikendalikan melalui sistem monitoring yang aktif selama 24 jam penuh," katanya.




Dikatakan, guna memberikan kenyamanan kepada masyarakat, Pertamina Patra Niaga juga menyediakan layanan tambahan bagi para pemudik, diantaranya  Serambi MyPertamina.


"Dan Alhamdulillah Jatim menjadi 1 dari 2 wilayah yang terpilih di Regional Jatimbalinus yang menjadi penyedia Serambi MyPertamina, yakni di SPBU KM 66A Malang-Pandaan dan Bandara Juanda," terang  Ahad. 


Menurut dia, serambi MyPertamina menjadi daya tarik terhadap para pemudik. Selain untuk beristirahat, serambi MyPertamina dilengkapi dengan beragam fasilitas serba gratis yaang bisa dinikmati oleh para pemudik, mulai dari area beristirahat yang nyaman, nursery, barbershop, mini klinik, area bermain anak, porter gratis dan beragam promo menarik salah satunya tukar poin MyPertamina dengan merchandise.




"Intinya hasil evaluasi Satgas Ramadan dan Idul Fitri 2026 akan menjadi landasan untuk menyempurnakan strategi distribusi energi ke depan. Dan kami akan terus meningkatkan keandalan layanan, terutama untuk wilayah-wilayah dengan tantangan geografis dan lonjakan konsumsi, agar kebutuhan energi masyarakat senantiasa terpenuhi," tutupnya.


Untuk informasi dan pertanyaan lebih lanjut mengenai layanan dan program Pertamina, masyarakat dapat memanfaatkan layanan Pertamina Contact Center di nomor 135. (*)