Pemkab Sumenep Gelar Haul Raja-Raja Madura dan Hari Santri Nasional 2025
Redaksi - Tuesday, 28 October 2025 | 07:40 PM


salsabilafm.com – Pemerintah Kabupaten Sumenep menggelar Haul Raja-Raja Madura dan Hari Santri Nasional 2025 dengan tema "Merajut Sejarah Menatap Masa Depan", Senin (27/10/25) malam di Pendopo Keraton Sumenep.
Acara berlangsung khidmat dan dihadiri ribuan masyarakat, santri, tokoh agama, serta pejabat daerah. Pemerintah Kabupaten Sumenep juga mengundang para kiai dan ulama se-Madura untuk bersama-sama mendoakan para raja dan ulama yang telah berjasa bagi tanah Madura.
Peringatan ini menghadirkan penceramah Habib Muhammad Assegaf, yang menyampaikan tausiyah penuh makna tentang pentingnya mengenang jasa para pendahulu serta meneladani perjuangan mereka dalam menegakkan nilai-nilai Islam dan kebangsaan.
Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan, kegiatan itu merupakan momentum penting untuk merenungi jasa para raja dan ulama yang telah berkontribusi besar terhadap kejayaan Sumenep dan Madura, baik dalam bidang pemerintahan, kebudayaan, maupun keagamaan.
"Kegiatan ini kita laksanakan untuk mengenang para pendahulu yang telah berjuang dan mewariskan kejayaan Sumenep, serta para ulama dan pejuang yang menanamkan nilai-nilai keislaman melalui pondok pesantren," ujar Fauzi.
Ia menambahkan, pesantren memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda. Melalui pesantren, para santri tidak hanya mendalami ilmu agama, tetapi juga menumbuhkan semangat kebangsaan dan cinta tanah air.
"Dengan pesantren, anak didik dapat memahami nilai-nilai agama, moral, dan kebangsaan. Dari sanalah lahir banyak tokoh besar yang berjasa dalam sejarah perjuangan dan pembangunan negeri ini," imbuhnya.
Peringatan Haul Raja-Raja Madura dan Hari Santri Nasional ini juga menjadi ajang silaturahmi antara masyarakat, tokoh agama, dan pemerintah dalam memperkuat nilai-nilai keislaman dan kebudayaan lokal yang menjadi jati diri Sumenep dan Madura.
Dengan semangat 'Merajut Sejarah Menatap Masa Depan', Pemkab Sumenep berkomitmen menjadikan momentum ini sebagai pengingat bahwa kemajuan masa depan harus berpijak pada akar sejarah dan warisan luhur para leluhur. (*)
Next News

Polres Sampang Tingkatkan Pengamanan Jelang Idul Fitri 1447 H
9 hours ago

Kekurangan Tenaga Teknis, BKPSDM Sampang Kaji Rencana Pemindahan Ratusan PPPK ke KDMP
9 hours ago

Takbir Keliling di Sampang, Ini Rute Pengalihan Arus dan Jalur Alternatifnya
9 hours ago

Ribuan Warga Muhammadiyah Pamekasan Shalat Ied Serentak di 16 Titik
9 hours ago

Mudik Lebaran, 3 Lokasi di Jalur Poros Bangkalan Jadi Titik Kemacetan
9 hours ago

3 Orang di Bangkalan Ditangkap Polisi, Diduga Produksi Petasan
9 hours ago

Terkena Petasan, Tangan Kiri Pemuda di Bangkalan Luka Serius
9 hours ago

Tim Rukyat Hilal Nyatakan Idul Fitri Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
a day ago

Hasil Sidang Isbat: 1 Syawal 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
a day ago

Puncak Arus Mudik, Penumpang Kapal Tujuan Pulau Mandangin Meningkat 100 Persen
a day ago





