Kamis, 18 Juni 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

Lapas dan Rutan di Madura Bedah Rumah Warga Miskin

Redaksi - Thursday, 18 June 2026 | 07:59 AM

Background
Lapas dan Rutan di Madura Bedah Rumah Warga Miskin
Pekerja mengaduk semen. ( Istimewa/)

salsabilafm.com  - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Pamekasan melakukan bedah rumah warga miskin di Desa Nyalabu Daya, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur. Rumah milik Misnaya diperbaiki agar bisa ditempati dengan layak. 


Dana yang digunakannya adalah hasil sumbangan dari Lapas Kelas II A Pamekasan, Lapas Narkotika Kelas II A Pamekasan, dan Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Sumenep.


Perbaikan tersebut dilakukan pada bagian dinding, atap dan teras. Sehingga, rumah milik Misnaya layak ditempati. 




Kepala Lapas Kelas II A Pamekasan, Sugeng Hardono, menyampaikan, pihaknya melakukan bedah rumah sesuai instruksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto dalam mendukung program pemerintah terkait percepatan akses hunian layak bagi masyarakat.


"Kegiatan ini adalah bentuk dukungan kami terhadap program pemerintah. Terutama percepatan akses hunian layak bagi rakyat," kata Sugeng, Kamis (18/6/2026).




Menurut dia, bedah rumah merupakan pengabdian Pemasyarakatan kepada masyarakat. Sehingga, rumah tidak layak huni bisa diperbaiki dan aman bagi penghuninya.


Sugeng menyampaikan, sebelum dilakukan bedah rumah, bakal dilakukan survei terlebih dahulu sehingga bantuan bedah rumah tidak salah sasaran. 


"Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat dan meningkatkan kualitas hidup penerima bantuan," ujar Sugeng.




Dia menegaskan, Pemasyarakatan tidak hanya berfokus pada pembinaan warga binaan saja. Tetapi juga harus mampu memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar. 


"Sesuai dengan jargon Pemasyarakatan Pasti Bermanfaat untuk Masyarakat," tegasnya.




Menariknya, bedah rumah dilakukan oleh sejumlah narapidana (napi) yang diawasi langsung oleh petugas Lapas Kelas II A Pamekasan. Para napi memperbaiki bagian dinding, atap dan bagian teras. 


"Napi yang bekerja di sana. Agar mereka juga membantu sesama dan menjadi bekal saat keluar dari penjara," kata Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Lapas Kelas II A Pamekasan, Taufiqul Hidayatullah.


Dia mengungkapkan, bantuan dilakukan dengan tepat sasaran. Sehingga sebelum diperbaiki ada survei ke lokasi penerima bantuan. 




"Di sana ada dua kepala keluarga. Mereka bersaudara tergolong tidak mampu berada dalam satu deret rumah," ujarnya. 


Sementara penerima bantuan bedah rumah, Misnaya, menyampaikan terima kasih karena rumahnya diperbaiki. 




"Sangat membantu kami. Sudah lama tidak diperbaiki, untung ada bantuan ini," katanya. (*)