Pengusaha Kaya Surabaya Tewas Terseret Arus Laut saat Mancing di Bangkalan
Redaksi - Monday, 15 June 2026 | 07:08 AM


salsabilafm.com – Liburan berujung duka menimpa seorang pengusaha kaya atau crazy rich asal Surabaya berinisial HS. Korban ditemukan tewas mengenaskan setelah terpeleset dari tebing karang dan terseret arus laut saat menyalurkan hobi memancing di kawasan pesisir barat Bangkalan, Jawa Timur.
Isak tangis histeris pecah saat istri korban tiba di lokasi evakuasi di Kampung Bandaran, Kelurahan Pangeranan, Kabupaten Bangkalan. Seolah menolak kenyataan, sang istri sempat tidak percaya bahwa suaminya telah tiada dan terus berusaha memberikan pertolongan darurat di atas perahu nelayan.
Peristiwa tragis ini bermula saat HS bersama rombongan yang terdiri atas delapan orang temannya menyewa perahu nelayan setempat. Mereka meminta diantarkan ke Pulau Karang Jamuang untuk melakukan aktivitas memancing bersama.
Sesampainya di lokasi, rombongan tersebut langsung berpencar ke beberapa titik (spot) mancing yang berada di area batu karang pulau tersebut. Namun petaka tiba, korban diduga kehilangan keseimbangan lalu terpeleset dari atas bebatuan karang dan langsung jatuh terempas ke dalam gulungan ombak.
Mendengar teriakan minta tolong, salah satu rekan korban sempat nekat melompat ke laut untuk melakukan penyelamatan. Nahas, kuatnya arus laut di pesisir barat tersebut justru membuat rekan korban ikut terseret, meski akhirnya berhasil menyelamatkan diri.
Upaya pencarian HS pun segera dilakukan oleh nelayan bersama tim gabungan. Jasad korban baru berhasil ditemukan sekitar satu jam kemudian dalam kondisi sudah tidak bernyawa.
Seorang nelayan setempat, Rahman, menceritakan detik-detik mencekam saat proses evakuasi berlangsung di tengah laut.
"Yang menolong juga sempat terbawa arus, tapi alhamdulillah selamat. Sementara korban sudah tidak bisa tertolong lagi. Akhirnya rekan-rekannya menelepon kapten perahu untuk langsung evakuasi bawa pulang ke sini. Kami juga langsung menghubungi BPBD dan Polairud," kata Rahman.
Setibanya di darat, istri korban yang telah menunggu langsung histeris. Sambil menahan tangis, dia terus menekan dada suaminya melakukan prosedur Resusitasi Jantung Paru (RJP).
Beberapa kali sisa air laut tampak keluar dari mulut korban, namun takdir berkata lain. Setelah ditenangkan oleh warga dan aparat kepolisian, sang istri akhirnya mengikhlaskan kepergian suaminya.
Jasad korban kemudian dibawa ke kamar jenazah RSUD Bangkalan. Dari hasil pemeriksaan luar oleh tim medis, dipastikan tidak ditemukan adanya bekas luka kekerasan dan korban dinyatakan murni meninggal dunia akibat tenggelam. (*)
Next News

Dana DBHCHT Tahap Tiga di Sampang Belum Disalurkan
8 hours ago

Bupati Sampang: TMMD Ke-129 Kolaborasi TNI-Pemkab Percepat Pembangunan Desa
8 hours ago

Distribusi Air Bersih ke Desa Terdampak Kekeringan di Bangkalan Terkendala Armada
8 hours ago

Tabrakan beruntun di Bangkalan, 1 Pejalan Kaki Meninggal Dunia
9 hours ago

Kalahkan Prancis 2-0, Spanyol ke Final Piala Dunia 2026
9 hours ago

Sepeda Listrik Dilarang Melintas di Jalan Raya Utama, Ini Aturan yang Wajib Dipatuhi Warga Sampang
15 hours ago

Sidak Pelaksanaan MPLS, Bupati Sumenep Ingatkan Bahaya Perundungan bagi Masa Depan Anak
a day ago

Polisi Bentuk Tim Khusus Kejar 14 Pelaku Rudapaksa Anak di Sampang
a day ago

Kerahkan KN SAR Permadi, Basarnas Fokuskan Pencarian KMN Entok di Utara Kangean
a day ago

Pembangunan SR di Sumenep Tunggu Pelepasan Status Lahan Sawah Dilindungi
a day ago





