3 Bocah yang Tenggelam di Embung Sampang Ternyata Bersaudara
Ach. Mukrim - Monday, 15 June 2026 | 06:57 AM


salsabilafm.com - Identitas tiga anak yang ditemukan meninggal dunia di sebuah embung di Dusun Sabu'uk, Desa Junok, Kecamatan Sreseh, Kabupaten Sampang, pada Minggu (14/6/2026) kemarin akhirnya terungkap. Ketiga korban diketahui merupakan saudara kandung.
Ketiga korban diketahui merupakan dua anak laki-laki kembar berinisial AH (3) dan MH (3), serta kakak perempuan mereka berinisial Z (4). Polisi menduga ketiganya meninggal akibat tenggelam saat bermain di sekitar lokasi embung.
Kasihumas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo, mengatakan, ketiga korban merupakan saudara kandung yang ditemukan di lokasi yang sama. Salah satu korban pertama kali ditemukan mengambang oleh seorang warga bernama Alfiya sekitar pukul 11.00 WIB.
"Melihat korban mengambang, saksi langsung berteriak dan memanggil warga lainnya," katanya.
Puji menjelaskan, berdasarkan keterangan warga, sebelum ditemukan mengambang, korban diketahui tidak sendirian. Warga kemudian melakukan pencarian dengan menyelam ke dalam embung tersebut.
"Hasilnya, ditemukan dua korban lainnya," jelasnya.
Dia memaparkan, ketiga korban selanjutnya dievakuasi dan dibawa ke puskesmas untuk mendapatkan pemeriksaan medis. Namun, petugas memastikan bahwa seluruh korban telah meninggal dunia.
"Ketiga korban telah dinyatakan meninggal dunia," paparnya.
Setelah dilakukan pemeriksaan, lanjutnya, jenazah ketiga korban dibawa pulang ke rumah duka. Pihak keluarga menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak akan menempuh jalur hukum.
"Keluarga korban menganggap kejadian tersebut merupakan musibah," lanjutnya.
Dia menambahkan, embung tempat kejadian biasa dimanfaatkan warga untuk mengambil air guna memenuhi kebutuhan sehari-hari. Warga sebelumnya juga dilarang mandi maupun mencuci pakaian di lokasi tersebut.
Dia juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat bermain di area yang berpotensi membahayakan keselamatan.
"Kami mengimbau masyarakat agar selalu memperhatikan dan mengawasi putra-putrinya saat bermain, terutama di lokasi yang berpotensi membahayakan," pungkasnya. (Mukrim)
Next News

KM Mutiara Sentosa 2 Terbakar di Perairan Sumenep, Penumpang Mulai Dievakuasi
21 hours ago

APTI Sampang Tolak Aturan Pembatasan Tar-Nikotin dan Kemasan Polos
21 hours ago

Defisit APBD Sampang 2027 Diproyeksi Tembus Rp130,2 Miliar
21 hours ago

Aston Villa Kalahkan Indonesia All Stars 3-1 pada Laga Pra Musim di Jakarta
21 hours ago

Kapal Rute Surabaya-Makassar Terbakar di Perairan Sumenep, Angkut 250 Penumpang
21 hours ago

HCML Dukung Penguatan Kemitraan Strategis Industri Migas dengan Insan Pers
15 hours ago

ASN Sumenep Dilarang Live di Medsos saat Jam Kerja
2 days ago

Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus Turunkan Harga BBM Non-Subsidi, Ini Daftar Terbarunya
2 days ago

Melonjak, Luas Lahan Tembakau di Sampang Tembus 90 Ribu Hektare
2 days ago

Bupati Lantik Faisol Ansori sebagai Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Sampang
2 days ago




