Pemancing Asal Raas Sumenep Ditemukan Meninggal Tersangkut Karang
Redaksi - Thursday, 18 June 2026 | 03:27 AM


salsabilafm.com - Amsuri (55), warga Desa Kropoh, Kecamatan/Pulau Raas, Kabupaten Sumenep, ditemukan meninggal di perairan utara Pelabuhan Rakyat Desa Kropoh, sekitar 500 meter dari bibir pantai.
Kasat Polairud Polres Sumenep AKP Moch. Rofiq mengatakan, mayat korban pertama kali ditemukan dua warga, yakni Asari dan Mahmudin, yang sedang mencari ikan menggunakan perahu dayung.
Saat berada di tengah laut, keduanya melihat sesosok mayat dalam posisi telungkup yang tersangkut di batu karang.
"Setelah didekati dan dilihat, dua nelayan ini mengenali mayat itu adalah Amsuri, yang sebelumnya dilaporkan hilang saat mencari ikan di laut," katanya, Rabu (17/06/2026).
Setelah itu, Asari tetap berada di lokasi untuk menjaga jasad korban agar tidak terbawa arus, sedangkan Mahmudin segera menuju daratan guna memberitahu keluarga korban dan warga sekitar.
Tak berselang lama, keluarga korban bersama warga mendatangi lokasi dan melakukan evakuasi ke tepi pantai. Informasi tersebut kemudian disampaikan kepada Kepala Desa Kropoh, Rahmawi, yang selanjutnya menghubungi Polsek Raas.
Petugas dari Polsek Raas bersama Koramil Raas, staf Kecamatan Raas, tenaga kesehatan dari Puskesmas Raas, serta warga setempat pun langsung menuju lokasi untuk membantu proses evakuasi.
"Jasad korban selanjutnya dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan. Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan membuat surat pernyataan penolakan autopsi" terang Rofiq.
Sebelumnya, Amsuri berangkat melaut seorang diri pada Senin (15/06/2026) sekitar pukul 08.00 WIB menggunakan perahu dayung jenis losongan (montek) berwarna hijau muda untuk memancing ikan di perairan sekitar Desa Kropoh.
Namun hingga malam hari, korban tidak kunjung kembali ke rumah. Istri korban, Ervani, kemudian menghubungi sejumlah kerabat dan warga setempat untuk membantu mencari keberadaan korban.
Pada Selasa (16/6/2026) sekitar pukul 04.00 WIB, warga memperoleh informasi bahwa sebuah perahu dayung berwarna hijau muda ditemukan mengapung di perairan tidak jauh dari Pelabuhan Talebuk, Desa Kropoh.
Setelah dilakukan pengecekan oleh keluarga, perahu tersebut dipastikan merupakan milik orban yang digunakan saat berangkat memancing. Perahu itu ditemukan kosong tanpa awak.
Pencarian terhadap korban pun dilakukan oleh Tim SAR gabungan yang terdiri dari Satpolairud Polres Sumenep, Ditpolairud Polda Jawa Timu, Basarnas, BPBD Kabupaten Sumenep, Syahbandar Raas, unsur TNI-Polri, komunitas nelayan, dan masyarakat pesisir. (*)
Next News

KM Mutiara Sentosa 2 Terbakar di Perairan Sumenep, Penumpang Mulai Dievakuasi
20 hours ago

APTI Sampang Tolak Aturan Pembatasan Tar-Nikotin dan Kemasan Polos
20 hours ago

Defisit APBD Sampang 2027 Diproyeksi Tembus Rp130,2 Miliar
20 hours ago

Aston Villa Kalahkan Indonesia All Stars 3-1 pada Laga Pra Musim di Jakarta
20 hours ago

Kapal Rute Surabaya-Makassar Terbakar di Perairan Sumenep, Angkut 250 Penumpang
20 hours ago

HCML Dukung Penguatan Kemitraan Strategis Industri Migas dengan Insan Pers
14 hours ago

ASN Sumenep Dilarang Live di Medsos saat Jam Kerja
2 days ago

Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus Turunkan Harga BBM Non-Subsidi, Ini Daftar Terbarunya
2 days ago

Melonjak, Luas Lahan Tembakau di Sampang Tembus 90 Ribu Hektare
2 days ago

Bupati Lantik Faisol Ansori sebagai Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Sampang
2 days ago




