Pemkab Sampang Tak Punya Wewenang dalam Pelaksanaan MBG, Sekda: Ini Murni Program Pusat
Ach. Mukrim - Friday, 12 September 2025 | 05:46 PM


salsabilafm.com – Pemerintah Kabupaten Sampang menyatakan tidak memiliki kewenangan penuh dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pemkab menyebut perannya hanya sebatas memastikan program inisiatif pemerintah pusat itu berjalan dengan baik di wilayahnya.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Sampang, Yuliadi Setiyawan, Jum’at (12/9/2025) usai menghadiri rapat paripurna DPRD.
Menurut dia, pengelola dapur MBG bisa berasal dari berbagai pihak, termasuk pihak swasta maupun lembaga yang nantinya akan ditunjuk langsung oleh pemerintah pusat. Namun, kelayakan dapur penyedia makanan menjadi hal krusial yang tidak bisa diabaikan
“Sebelum dapur MBG direkomendasikan, kita harus pastikan dulu semua persyaratannya sudah terpenuhi. Baik dari sisi tempat, peralatan, juru masak, bahan-bahan makanan, hingga pengelolaan keuangan,” ujar Yuliadi.
“Tetapi memang harus diatur dan ditata, dari satu dapur itu membawahi beberapa SD, lalu kemudian dipastikan memenuhi syarat atau tidak yang akan menjadi pelaksananya,” imbuhnya.
Yuliadi menegaskan, tidak banyak memiliki wewenang dalam pelaksanaan program MBG. Program itu murni digagas langsung oleh Pemerintah Pusat, sementara peran Pemkab lebih bersifat mendukung dan memastikan pelaksanaannya berjalan dengan baik di daerah.
“Kami di daerah tidak banyak memiliki wewenang dalam program MBG ini. Karena ini murni program dari pusat. Tugas kami hanya memastikan programnya berjalan dengan baik di lapangan,” ujarnya.
Wawan, sapaan karibnya, menjelaskan, terkait distribusi dan jumlah dapur per kecamatan, Pemkab juga tidak bisa menentukan secara pasti berapa jumlah dapur yang harus tersedia di tiap wilayah. Menurutnya, hal tersebut sepenuhnya akan diatur oleh Pemerintah Pusat sesuai dengan kebutuhan dan kapasitas masing-masing daerah.
“Soal jumlah dapur di tiap kecamatan, kami juga belum bisa memastikan. Itu semua nanti diatur langsung oleh pusat,” imbuhnya.
Meski tidak memiliki kendali penuh, Pemkab Sampang berkomitmen untuk mendukung kelancaran pelaksanaan MBG, mengingat program ini sangat penting untuk meningkatkan gizi anak-anak sekolah dan menekan angka stunting di daerah.
“Kami nanti hanya bisa sebatas membantu bagaimana memastikan proses pelaksanaan MBG ini bisa berjalan dengan sebaik-baiknya di Kabupaten Sampang,” pungkasnya.
Sebagai informasi, Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu program prioritas nasional yang bertujuan menyediakan asupan makanan sehat bagi pelajar secara rutin. (Mukrim)
Next News

Industri Smartphone di 2026 Terancam, Imbas Krisis Chip Memori
11 hours ago

DLH Perkim Sampang Alokasikan Anggaran RTLH 2026 Rp30 Juta per Rumah
11 hours ago

Ambisi Sampang Miliki Sentra Industri Hasil Tembakau Masih Terganjal, Ini Sebabnya
11 hours ago

Disdik Sebut Siswa SDN Batuporo Timur 1 Hanya Masuk Hari Jumat, Warga: Tak Pernah Ada Kegiatan
11 hours ago

DPR RI Dukung Rencana Menkeu Keluarkan Tarif Layer CHT untuk Rokok Lokal
11 hours ago

Pemkot Surabaya Minta Warga Tak Beri Imbalan ke Sukarelawan Pengatur Lalu Lintas
11 hours ago

Jelang Ramadan, Kemendagri Instruksikan Pemerintah Daerah Pantau Harga Bahan Pokok
16 hours ago

Demo Tagih Janji Bupati Bangkalan Ricuh, Polisi Semprot Massa dengan Water Cannon
16 hours ago

Lansia di Pamekasan Ditemukan Meninggal di Sumur Sedalam 12 Meter
16 hours ago

Rumah Warga Pamekasan Terbakar Saat Ditinggal Kerja
16 hours ago





