Rumah Warga Pamekasan Terbakar Saat Ditinggal Kerja
Redaksi - Tuesday, 20 January 2026 | 01:19 AM


salsabilafm.com - Rumah milik Irawati (40) warga Kelurahan Patemon, Kecamatan Pamekasan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur terbakar saat ditinggal kerja, Senin (19/1/2026) pukul 17.00 WIB.
Api mendadak membesar di dalam rumah bagian belakang. Warga berusaha memadamkan api dengan alat seadanya. Beberapa menit kemudian, tim damkar tiba di lokasi.
Dilansir dari Kompas, api segera dipadamkan sekitar pukul 18.00 WIB. Beruntung api tidak menjalar ke rumah lainnya. Sebab, rumah yang terbakar berada di tengah, di antara rumah warga lainnya. Rumah rusak berat di bagian atap. Sejumlah perabotan hangus tidak sempat diselamatkan.
Keluarga korban menangis histeris setelah api padam. Sejumlah saudara memeluk korban setelah melihat isi rumah sudah hangus.
"Saya tidak memasak hari ini. Justru saya beli makan di luar," kata Irawati, pemilik rumah kepada saudaranya.
Irawati menangis setelah melihat isi rumahnya ludes. Rumah yang dihuni bersama suaminya sudah rusak dibagian atap dan sejumlah perabotan ikut terbakar. Kerabat korban, Benni (30), mengatakan, api membesar sejak pukul 17.00WIB. Api mendadak besar dan warga setempat langsung berusaha memadamkan.
"Untungnya api segara padam dan tidak merembet ke rumah lain. Di sini cukup padat rumah," kata dia.
Menurut dia, kebakaran terjadi saat rumah sedang kosong ditinggal kerja pemiliknya. "Kalau penyebabnya saya tidak tahu. Saya tahu api sudah ada dan warga berusaha memadamkan," tutur dia.
Kasi Operasional dan Pengendalian (OP) Kebakaran Satpol PP dan Damkar Pamekasan Zainuddin mengaku belum bisa memastikan penyebab kebakaran. "Dugaan sementara akibat listrik. Tapi kami belum bisa memastikan karena api berasal dari bagian dapur," kata dia.
Meskipun tim damkar agak lambat memberikan pertolongan, namun, beruntung warga setempat sempat berusaha memadamkan api menggunakan mesin air sibel.
"Kami tergolong lambat menerima informasi. Sepertinya masyarakat tidak ada yang tahu call centre kami. Kami menerima laporan pukul 17.40," pungkas Zainuddin. (*)
Next News

Jelang Ramadan, Kemendagri Instruksikan Pemerintah Daerah Pantau Harga Bahan Pokok
8 hours ago

Demo Tagih Janji Bupati Bangkalan Ricuh, Polisi Semprot Massa dengan Water Cannon
8 hours ago

Lansia di Pamekasan Ditemukan Meninggal di Sumur Sedalam 12 Meter
8 hours ago

MK Putuskan Wartawan Tak Bisa Dikenai Sanksi Pidana dan Perdata
in 3 hours

SDN di Batuporo Timur Sampang Diduga Tak Ada Aktivitas KBM, Warga: Seperti Tidak Terawat
in 3 hours

Harga Cabai Rawit di Sumenep Kembali Naik, Ini Penyebabnya
12 minutes ago

56 Ruas Jalan Kabupaten di Bangkalan Diperbaiki Tahun 2026, Anggaran Capai Rp101 Miliar
a day ago

Kasus DBD Mulai Muncul, Dinkes Bangkalan: Silahkan Lapor, Fogging Gratis
a day ago

1.236 Perusahaan Industri Tercatat Mulai Berproduksi pada 2026
a day ago

Krisis Anggaran, 173 Lahan SDN di Sampang Belum Bersertifikat
a day ago





