Angin Kencang Terjang Camplong Sampang, 1 Warga Meninggal dan Puluhan Rumah Rusak
Redaksi - Friday, 06 March 2026 | 04:29 AM


salsabilafm.com - Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, Kamis (5/3/2026) sore. Bencana ini mengakibatkan satu orang warga meninggal dunia dan kerusakan bangunan di enam desa.
Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sampang, Fajar Arif, melalui Kasi Kedaruratan dan Logistik, Mohammad Hozin, mengonfirmasi korban jiwa atas nama Musayyah (69), warga Dusun Rabasan Selatan.
Hozin menjelaskan, peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 16.30 WIB saat wilayah Camplong diguyur hujan lebat. Korban dilaporkan sedang berada di dalam dapur saat angin kencang tiba-tiba merobohkan bangunan tersebut.
"Dapur yang terbuat dari kayu dan dinding anyaman bambu roboh dan menimpa korban. Pihak keluarga berusaha menolong, namun korban sudah tidak tertolong," katanya, Jumat (6/3/2026).
Hozin mengungkapkan, pihak keluarga menyatakan telah menerima kejadian ini sebagai musibah. Jenazah korban pun telah dimakamkan pada Kamis malam pukul 21.30 WIB.
Selain korban jiwa, BPBD juga mencatat puluhan rumah warga mengalami kerusakan dengan tingkat ringan hingga sedang. Tercatat ada enam desa yang terdampak signifikan, yakni: Desa Batu Karang, Desa Dharma Camplong, Desa Taddan, Desa Rabesen, Desa Tambaan dan Desa Sejati.
"Satu unit musholla dilaporkan rusak berat. Total kerugian material dari enam desa tersebut ditaksir mencapai kurang lebih Rp100 juta," tambahnya.
Dia juga menambahkan, amukan angin juga merobohkan puluhan pohon jenis mangga, trembesi, jati, hingga mahoni yang melintang di tengah jalan. Hal ini sempat memutus akses transportasi di wilayah terdampak.
Sejak semalam hingga pagi ini, lanjutnya, tim gabungan dari BPBD Sampang, Polsek Camplong, Agisena BPBD Jatim, dan Tagana bersama warga telah melakukan evakuasi.
"Pohon tumbang saat ini sudah selesai dievakuasi dan jalan sudah bisa dilalui kembali. Kondisi cuaca pagi ini terpantau berawan," pungkas Hozin. (Mukrim)
Next News

Pria di Pamekasan Diamankan Polisi, Tidak Bayar saat Belanja di Toko Kelontong
8 hours ago

Polisi Tangkap 3 Pengedar Sabu di Sumenep, Barang Bukti 0,62 Gram
9 hours ago

Sumur Bor Keluar Gas, ESDA Sumenep ke Lokasi Ambil Sampel Air
9 hours ago

8.187 KPM di Bangkalan Terindikasi Judi Online, 445 Ajukan Sanggah untuk Reaktivasi
9 hours ago

Prabowo Sebut Pemerintah Pusat Akan Ambil Alih Pengangkatan Guru
9 hours ago

Prabowo Sebut Kebocoran Ekspor Indonesia Capai Rp15.000 Triliun
9 hours ago

Pemuda 20 Tahun Ditemukan Meninggal Gantung Diri di Kamar Mandi
9 hours ago

Nenek Hilang di Sampang Akhirnya Ditemukan Meninggal
9 hours ago

Prabowo Soroti Birokrat yang Disebut sebagai Deep State
9 hours ago

Alokasi Pupuk Bersubsidi 2026 di Sampang Meningkat
a day ago





