Miris, Siswa SD di Bangkalan Belajar di Bawah Tenda Darurat
Redaksi - Wednesday, 29 April 2026 | 06:56 AM


salsabilafm.com - Ratusan siswa SDN Kajuanak 4, Kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, terpaksa belajar di bawah tenda darurat. Sejak ruang kelas mereka ambruk pada Senin (24/11/2025) malam, hingga kini belum ada tanda-tanda perbaikan.
Sebanyak 105 siswa harus rela belajar di teras sekolah dan halaman, beralaskan tanah, beratapkan terpal seadanya. Meski jauh dari kata layak, namun ini menjadi satu-satunya pilihan agar kegiatan belajar tetap berjalan.
Kepala SDN Kajuanak 4, Ningsih, mengungkapkan, situasi yang dihadapi sekolahnya semakin memprihatinkan. Bangunan yang tersisa kini dalam kondisi miring dan sewaktu-waktu bisa roboh.
"Sebagian belajar di teras, sebagian di halaman. Kami buat tenda darurat dari terpal. Tapi kami juga khawatir, karena bangunan yang masih berdiri sudah doyong," ujarnya, Selasa (28/4/2026).
Rasa cemas tak hanya dirasakan guru, tetapi juga warga sekitar. Sisa bangunan yang rapuh menjadi ancaman nyata bagi keselamatan siswa jika dipaksakan digunakan.
"Kerusakannya hampir merata. Kami tidak berani mengambil risiko. Keselamatan anak-anak lebih penting" tegasnya.
Ironisnya, meski kondisi sekolah kian memprihatinkan, janji perbaikan dari Dinas Pendidikan Bangkalan hingga kini belum terealisasi. Ketidakpastian itu membuat para siswa dan orang tua diliputi kegelisahan.
"Orang tua sering bertanya. Mereka ingin anak- anaknya belajar dengan nyaman, bukan dalam kondisi seperti ini," tutur Ningsih.
Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan Bangkalan, Ali Yusri Purwanto, belum dapat memberikan kepastian terkait perbaikan gedung sekolah tersebut.
"Belum ada informasi kepastiannya. Insyaallah tahun ini, mohon doanya," singkat dia. (*)
Next News

Harumkan Sumenep, Gita Nada Idaman Al-Munawarah Raih Juara 2 WBL Marching Competition Season 5
13 hours ago

Balap Liar di JLS Sampang, 36 Sepeda Motor Diamankan Polisi
13 hours ago

Melihat Sampang dari Seberang Jalan: Menggugat Pendidikan dan Ruang Perempuan Lewat Diskusi Literasi
15 hours ago

MUI dan HMI Bangkalan Gelar Bedah Buku Etika Pengolahan Air Limbah
15 hours ago

Penginjak Alquran di Pamekasan Terancam 5 Tahun Penjara
15 hours ago

600 Ton Beras SPHP Diduga Dioplos, Kerugian Negara Capai Rp3,3 Miliar
15 hours ago

Pengurus Ranting dan Lembaga MWC NU Pulau Mandangin 2026-2031 Resmi Dilantik
15 hours ago

Warga Bangkalan Temukan Bayi Perempuan Menangis di Teras Toko
3 days ago

Pura-pura Tanya Alamat, Pria Tak Dikenal di Bangkalan Diduga Lecehkan Siswi
3 days ago

HCML Tuan Rumah GCM ke-336, Perkuat Koordinasi Pasokan Gas Jawa Timur–Jawa Tengah
2 days ago





