Rabu, 29 April 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

Dilaporkan Tenggelam, Nelayan Bangkalan Ditemukan Meninggal Dunia

Redaksi - Wednesday, 29 April 2026 | 06:58 AM

Background
Dilaporkan Tenggelam, Nelayan Bangkalan Ditemukan Meninggal Dunia
Evakuasi jenazah nelayan tewas terseret arus di Perairan Labang Bangkalan. ( Istimewa/)

salsabilafm.com -  Seorang pria bernama Mustofa (38), warga Dusun Masjid, Desa Pangpong, Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan, ditemukan meninggal dunia setelah dilaporkan tenggelam di perairan sebelah barat Jembatan Suramadu, Selasa (28/4/2026) pagi. 


Korban ditemukan sekitar pukul 09.00 WIB di perairan Desa Sukolilo Barat, Kecamatan Labang, setelah dua hari dilakukan pencarian oleh tim gabungan.


Peristiwa ini bermula saat korban bersama dua rekannya berangkat memancing pada Minggu (26/4/2026) malam sekitar pukul 20.00 WIB di pesisir Dusun Jungkar, Desa Sukolilo Barat. 




Keesokan harinya, Senin (27/4/2026) sekitar pukul 07.30 WIB, salah satu rekan korban, Ahmad Faweit, terseret arus saat hendak mengambil umpan yang diantarkan oleh seorang warga.


Melihat kejadian tersebut, Mustofa berusaha menolong rekannya. Namun nahas, dia justru ikut terbawa arus laut yang cukup kuat. Sekitar pukul 08.30 WIB, Ahmad Faweit berhasil diselamatkan oleh nelayan di perairan Dusun Sekar Bungoh dalam kondisi selamat dan kemudian menjalani perawatan di Puskesmas Sukolilo. 




Sementara itu, Mustofa dinyatakan hilang dan langsung dilakukan pencarian oleh tim gabungan. Upaya pencarian yang melibatkan Satpolairud, BPBD, dan TNI AL akhirnya membuahkan hasil pada hari kedua. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di perairan Sukolilo Barat, tidak jauh dari lokasi awal kejadian. 


Kepala Pelaksana BPBD Bangkalan, Moh Zainul Qomar, menyampaikan, proses pencarian dilakukan secara maksimal sejak hari pertama laporan diterima.


"Tim gabungan langsung bergerak melakukan pencarian sejak korban dilaporkan hilang. Pada hari kedua, korban berhasil ditemukan di perairan sekitar lokasi kejadian dalam kondisi meninggal dunia," ujarnya.




Dia mengimbau masyarakat untuk lebih waspada saat beraktivitas di laut, terutama ketika kondisi cuaca dan arus tidak bersahabat. 


"Kami mengingatkan warga, khususnya nelayan dan pemancing, agar selalu memperhatikan keselamatan dan kondisi cuaca sebelum melaut, guna menghindari kejadian serupa," imbaunya.




Setelah ditemukan, jenazah korban segera dievakuasi dan dibawa ke rumah duka di Desa Pangpong untuk dimakamkan oleh pihak keluarga. (*)