Mulai April 2026, Perpanjangan Pajak Kendaraan Bisa Tanpa KTP Pemilik Lama
Ach. Mukrim - Tuesday, 28 April 2026 | 04:01 AM


salsabilafm.com - Masyarakat Kabupaten Sampang kini dapat membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) pengesahan tahunan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) maupun registrasi lima tahunan tanpa melampirkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) pemilik lama kendaraan. Kebijakan ini berlaku mulai April hingga Desember 2026.
Kepala Satuan Lalulintas (Kasat Lantas) Polres Sampang, AKP Sulaiman melalui Kanit Regident Ipda Mohammad Fahmi Yuliastanto menjelaskan, ketentuan ini tetap mengacu pada Peraturan Polri Nomor 7 Tahun 2021. Dalam aturan tersebut, khususnya Pasal 10 ayat (6), disebutkan, registrasi kendaraan pada dasarnya wajib menggunakan identitas berupa e-KTP pemilik.
"Persyaratan administrasi sesuai aturan, untuk registrasi lima tahunan meliputi e-KTP asli, BPKB asli, dan STNK asli. Sementara itu, untuk pengesahan tahunan diperlukan e-KTP asli dan STNK asli." katanya, Selasa (28/4/2026).
Namun, lanjutnya, dalam kebijakan khusus tahun 2026 ini, masyarakat yang tidak memiliki atau tidak dapat menunjukkan e-KTP pemilik kendaraan tetap bisa dilayani dengan syarat membuat surat pernyataan. Surat tersebut berisi komitmen untuk melakukan balik nama atau mutasi kendaraan paling lambat pada tahun 2027.
Selain itu, dalam surat pernyataan iru, pemilik kendaraan baru wajib menyatakan bahwa kendaraan tersebut benar miliknya. Kepemilikan tersebut dapat berasal dari berbagai dasar perolehan, seperti jual beli, hibah, maupun hadiah.
"Wajib pajak harus membuat pernyataan bahwa dalam waktu satu tahun, tepatnya pada 2027, harus melakukan balik nama," lanjunya.
Dia menjelaskan, jika kewajiban tersebut tidak dipenuhi, kendaraan berpotensi dikenai sanksi administratif, termasuk pemblokiran hingga penghapusan dari sistem registrasi. Hal ini berarti kendaraan tidak dapat lagi digunakan secara legal di jalan raya.
Selain itu, masyarakat juga didorong memanfaatkan layanan pembayaran pajak secara online sebagaimana diatur dalam Pasal 61 peraturan yang sama. Pembayaran PKB kini dapat dilakukan melalui Samsat, layanan daring, hingga gerai ritel seperti Indomaret dan Alfamart.
"Kebijakan ini bersifat sementara sebagai masa transisi. Tujuannya adalah tetap memberikan pelayanan optimal sekaligus mendorong masyarakat untuk tertib administrasi kepemilikan kendaraan," jelasnya.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap membayar pajak kendaraan tepat waktu dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya di media sosial," pungkasnya. (Mukrim)
Next News

Harumkan Sumenep, Gita Nada Idaman Al-Munawarah Raih Juara 2 WBL Marching Competition Season 5
14 hours ago

Balap Liar di JLS Sampang, 36 Sepeda Motor Diamankan Polisi
14 hours ago

Melihat Sampang dari Seberang Jalan: Menggugat Pendidikan dan Ruang Perempuan Lewat Diskusi Literasi
16 hours ago

MUI dan HMI Bangkalan Gelar Bedah Buku Etika Pengolahan Air Limbah
16 hours ago

Penginjak Alquran di Pamekasan Terancam 5 Tahun Penjara
16 hours ago

600 Ton Beras SPHP Diduga Dioplos, Kerugian Negara Capai Rp3,3 Miliar
16 hours ago

Pengurus Ranting dan Lembaga MWC NU Pulau Mandangin 2026-2031 Resmi Dilantik
16 hours ago

Warga Bangkalan Temukan Bayi Perempuan Menangis di Teras Toko
3 days ago

Pura-pura Tanya Alamat, Pria Tak Dikenal di Bangkalan Diduga Lecehkan Siswi
3 days ago

HCML Tuan Rumah GCM ke-336, Perkuat Koordinasi Pasokan Gas Jawa Timur–Jawa Tengah
2 days ago





