618 Calon Jemaah Haji Sampang Diberi Pembekalan, Fokus Kesiapan Kesehatan dan Teknis
Ach. Mukrim - Tuesday, 28 April 2026 | 05:09 AM


salsabilafm.com - Pemerintah Kabupaten Sampang menggelar pembekalan bagi 618 Calon Jemaah Haji (CJH) tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi, Selasa (28/4/2026). Kegiatan ini bertujuan mematangkan kesiapan fisik dan mental para jemaah sebelum berangkat ke Tanah Suci.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sampang, Yuliadi Setiyawan, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Dia juga mengucapkan selamat kepada para CJH yang telah lama menanti kesempatan untuk menunaikan ibadah haji sebagai rukun Islam kelima.
"Alhamdulillah, jumlah jemaah haji Kabupaten Sampang tahun ini sebanyak 618 orang, terdiri dari 313 laki-laki dan 305 perempuan yang tergabung dalam Kloter 67 dan 68," ujarnya.
Dia menambahkan, para jemaah dijadwalkan berangkat pada 8 Mei 2026 pukul 19.00 WIB. Tahun ini, jemaah tertua berusia 95 tahun, sedangkan yang termuda berusia 15 tahun.
Menurutnya, ibadah haji merupakan ibadah istimewa yang hanya dapat dilaksanakan oleh mereka yang memenuhi syarat istitha'ah atau kemampuan fisik, mental, dan finansial. Karena itu, ia menyebut para CJH sebagai tamu-tamu Allah yang terpilih.
"Melalui kegiatan pembekalan ini, kami harap para jemaah memperoleh pemahaman yang cukup terkait manasik, kesehatan, serta etika selama di Tanah Suci," ucapnya.
Yuliadi juga meminta jemaah mengikuti seluruh materi dengan serius agar pelaksanaan ibadah berjalan lancar dan khusyuk. Selain itu, dia mengingatkan pentingnya menjaga nama baik daerah dan bangsa dengan menunjukkan sikap tertib, santun, serta saling tolong-menolong selama menjalankan ibadah haji.
Tak lupa, Yuliadi juga menitipkan doa kepada para jemaah agar senantiasa mendoakan kesejahteraan dan keberkahan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Sampang serta menjaga kesehatan dengan menyesuaikan aktivitas ibadah sesuai kondisi fisik masing-masing.
"Kepada para petugas dan pendamping haji, Pemerintah Kabupaten Sampang menginstruksikan agar memberikan pelayanan yang maksimal dan penuh tanggung jawab," pintanya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Sampang, Sayfuddin, mengatakan pembekalan ini bertujuan agar jemaah memahami seluruh ketentuan perjalanan, mulai dari barang bawaan hingga teknis keberangkatan, sehingga tidak ada kebingungan saat hari H.
"Harapannya, jemaah sudah siap secara teknis dan tidak ada keraguan lagi saat pemberangkatan," ujarnya.
Dia mengungkapkan, pemberangkatan jemaah haji Sampang ke Asrama Haji Surabaya dijadwalkan pada 8 Mei 2026 pukul 19.00 WIB. Jemaah diminta hadir lebih awal sekitar pukul 18.00 WIB sebelum diberangkatkan menuju kloter 67 dan 68 yang diperkirakan tiba di asrama sekitar pukul 21.00 WIB.
Menurutnya, seluruh proses persiapan dan jadwal keberangkatan berjalan normal sesuai ketentuan yang ditetapkan Asrama Haji. Hingga saat ini, tidak ada kendala signifikan dalam pelaksanaan kloter. Dia menegaskan adanya perhatian khusus bagi jemaah lanjut usia dan jemaah dengan risiko kesehatan tinggi (risti). Mereka akan mendapatkan pemantauan khusus melalui petugas kesehatan kloter serta visitasi berkala selama proses ibadah.
"Jemaah risti dan lansia menjadi prioritas pemantauan kesehatan," pungkasnya. (Mukrim)
Next News

Saifullah Yusuf: Sekolah Rakyat Tidak Buka Pendaftaran, Yang Ada Adalah Jangkauan
6 hours ago

Data Penerima Amburadul, Mensos RI Akui Penyaluran Bansos Banyak Tidak Tepat Sasaran
6 hours ago

Lindungi Sapi Madura, Disperta KP Sampang Perketat Pengawasan Ternak Jelang Iduladha
6 hours ago

Masa Berlaku Uji Kir Kadaluarsa, Puluhan Kendaraan di Sampang Terjaring Operasi Gabungan
7 hours ago

Meriah, 60 Kuda Tampil di Festival Jeren Serek 2026 Sumenep
10 hours ago

Sakit, 2 CJH Pamekasan Tunda Berangkat Haji
10 hours ago

Singapura Apresiasi Upaya RI Evakuasi Korban Erupsi Gunung Dukono
10 hours ago

Ratusan Motor di Pamekasan Diamankan, Polisi Minta Pemilik Ambil Kendaraan Sesuai Prosedur
10 hours ago

2 Pendaki WNA Korban Erupsi Gunung Dukono Ditemukan Meninggal Dunia
10 hours ago

15 Tahun Mengajar, Kini Nasib Guru Honorer Ini Terancam Dihapus
10 hours ago





