Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Begini Kronologinya
Redaksi - Tuesday, 28 April 2026 | 10:12 AM


salsabilafm.com — Kecelakaan kereta api yang melibatkan KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026) sekitar pukul 20.53 WIB.
Insiden tersebut menyebabkan puluhan penumpang mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke sejumlah rumah sakit terdekat.
Sejumlah saksi mata yang juga penumpang selamat mengungkapkan kronologi kejadian. Munir, salah satu penumpang KRL, mengatakan, saat itu kereta yang ditumpanginya tengah berhenti di jalur 1 dalam perjalanan dari Jakarta menuju Cikarang.
Menurutnya, KRL berhenti karena adanya gangguan di jalur, yang diduga dipicu oleh kendaraan roda empat yang mengalami masalah di perlintasan rel. Tak lama kemudian, KA Argo Bromo Anggrek datang dari arah belakang dan menabrak rangkaian KRL.
"Kereta jarak jauh menabrak dari belakang hingga bagian lokomotifnya menembus gerbong paling belakang KRL," ujar Munir di lokasi kejadian.
Akibat tabrakan tersebut, gerbong paling belakang KRL mengalami kerusakan parah. Sejumlah penumpang dilaporkan terjepit, bahkan beberapa di antaranya tidak sadarkan diri saat proses evakuasi berlangsung.
Saksi lainnya, Andi (42), menyebut peristiwa terjadi sangat cepat ketika KRL dalam kondisi berhenti. Dia juga mengungkapkan, gerbong yang terdampak paling parah merupakan gerbong khusus wanita yang berada di bagian belakang rangkaian.
"Yang tertabrak gerbong paling belakang, banyak korban di situ," katanya.
Petugas gabungan dari unsur keamanan stasiun, pemadam kebakaran, tenaga medis, serta personel TNI dan Polri langsung melakukan evakuasi terhadap korban.
Para penumpang yang terluka sempat dibawa ke area aman di dalam stasiun sebelum dirujuk ke berbagai rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Hingga saat ini, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan, termasuk dugaan adanya kendaraan yang menghambat jalur rel sebelum kejadian.
Masyarakat diimbau untuk menunggu informasi resmi dari otoritas terkait dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.(*)
Next News

12 SPPG di Bangkalan Tutup Sementara, Satgas: Karena IPAL dan Belum Miliki Ahli Gizi
21 hours ago

Gantikan Hartono, Anang Hardiyanto Resmi Jabat Kapolres Sampang
a day ago

UMKM Sampang mengunakan digital
a day ago

Sukses Tekan Stunting dan Perkuat KB, Pemkab Sampang Raih Penghargaan di Harganas 2026
a day ago

Polisi Dalami Penyebab Meninggalnya Warga Kamal yang Mengapung di Perairan Bangkalan
a day ago

Gedung Serbaguna PCNU Bangkalan Mulai Dibangun, Jadi Pusat Pelayanan Organisasi kepada Masyarakat
2 days ago

Ibu Muda Tewas Terlindas Dump Truk di Kedungdung, Balita Luka Berat
2 days ago

Kalila Ayudya Inara, Model Cilik Asal Sampang Tampil di Jember Fashion Carnaval 2026
2 days ago

Arjuna Wisnu Isnain Juara 1 Duta GenRe Putra Sampang 2026, Bawa Misi Tekan Anemia dan Stunting
2 days ago

Dinkes KB Sampang Sukses Gelar Duta Genre 2026, Armadina dan Arjuna Sabet Juara 1
2 days ago




