Tim SAR Evakuasi Jenazah Nenek di Sumenep dari Sumur Sedalam 25 Meter
Redaksi - Tuesday, 28 April 2026 | 05:07 AM


salsabilagm.com - Jumaiya, nenek berusia 76 tahun, di desa Aengdake, kecamatan Bluto, Sumenep dievakuasi dari sumur sedalam 25 meter, Senin (27/4/2026). Namun, nyawa Jumaiya tak bisa tertolong.
Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, sebelum evakuasi, Tim SAR lebih dulu melakukan assesment. Proses evakuasi dilakukan dengan menggunakan peralatan vertical rescue untuk mengevakuasi korban.
"Satu orang rescuer Pos SAR Sumenep diturunkan dengan teknik lowering untuk menjangkau korban secara langsung," ujar Nanang.
Setelah berhasil menjangkau korban di dasar sumur, jenazah kemudian dievakuasi ke permukaan menggunakan teknik lifting secara bertahap, dengan pengamanan pada sistem tali dan anchor guna memastikan keselamatan personel yang terlibat.
Komandan tim rescue Pos SAR Sumenep, Nurul Imam mengatakan bahwa proses evakuasi menghadapi sejumlah kendala teknis. Diameter sumur yang relatif sempit membatasi ruang gerak petugas, sementara kondisi di dalam sumur juga berpotensi membahayakan.
"Potensi gas beracun di dalam sumur juga menjadi kendala. Oleh karena itu, rescuer yang turun ke dalam sumur dilengkapi peralatan SCBA sebagai langkah antisipasi risiko," kata Imam.
Selain itu, area di sekitar lokasi kejadian tidak sepenuhnya steril karena banyaknya warga yang antusias menyaksikan proses evakuasi, sehingga sempat menghambat pergerakan tim di lapangan.
"Setelah berhasil dievakuasi, jenazah Jumaiya langsung dibawa ke rumah duka dan diserahkan kepada pihak keluarga," ungkap dia.
Proses evakuasi ini melibatkan unsur SAR gabungan, antara lain tim rescue Pos SAR Sumenep, BPBD Kabupaten Sumenep, Polsek Bluto, Koramil Bluto, Call center 112 Kabupaten Sumenep, Perangkat Desa setempat, warga sekitar, serta sejumlah potensi SAR lainnya. (*)
Next News

Pria di Bangkalan Diamuk Massa Gegara Diteriaki Begal, Begini Faktanya
10 hours ago

Satgas MBG Bangkalan Wajibkan Menu Telur 3 Kali Seminggu
10 hours ago

2 Desa di Sampang Dapat Bantuan Rp100 Juta dari Program Desa Berdaya 2026
10 hours ago

Festival Kuliner Sampang, Bebek Songkem, Dhun Adhun, dan Nasi Kobel Jadi Primadona
10 hours ago

Bahasa Madura Kian Ditinggalkan Gen-Z, Budayawan Sampang Dorong Keterlibatan Keluarga dan Lembaga Pendidikan
16 hours ago

Jelang Laga Perdana Lawan Kroasia, Timnas Inggris Kemalingan
a day ago

Penanganan Kasus BLT-DD Batoporo Barat Tak Jelas, Kuasa Hukum Duga Ada Kepentingan Politik
a day ago

Demam Piala Dunia, ASN Bawaslu Bangkalan Masuk Kantor Pakai Jersey
a day ago

Antrean Pertalite di SPBU Bangkalan Panjang, Pertamina Pastikan Stok Aman
a day ago

Bantah Isu Blackout, PLN Pastikan Listrik Jawa-Madura-Bali Tetap Aman
2 days ago





