Kementerian HAM Kecam Pengeroyokan Terduga Pencuri Ayam hingga Tewas di Bali
Redaksi - Sunday, 26 July 2026 | 03:49 AM


salsabilafm.com - Kementerian Hak Asasi Manusia (KemenHAM) mengecam pengeroyokan terhadap terduga pencuri ayam inisial KD hingga tewas di Banjar Dinas Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Tabanan. Tindakan main hakim sendiri itu bukan hanya melanggar hukum, tetapi juga menimbulkan trauma mendalam bagi keluarga, terutama anak korban.
"Kami turut berdukacita atas peristiwa ini," kata Koordinator KemenHAM Wilayah Kerja Bali, Anak Agung Gede Ngurah Dalem, Minggu (26/7/2026).
Dalem menegaskan, setiap warga negara berhak memperoleh perlindungan hukum serta perlakuan yang menghormati HAM. Sebabnya, segala bentuk tindakan main hakim sendiri tidak dapat dibenarkan. Penanganan setiap dugaan tindak pidana harus diserahkan kepada aparat penegak hukum sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Dalem mendorong agar anak dan keluarga KD memperoleh pendampingan serta perlindungan, baik dari aspek psikologis maupun pemenuhan hak-haknya. Mereka diharapkan mendapatkan perhatian dan perlindungan secara optimal dari negara.
"Di sisi lain, kami juga mendorong agar proses hukum berjalan secara profesional, transparan, dan akuntabel sehingga memberikan kepastian hukum serta rasa keadilan bagi semua pihak," ujar Dalem.
KemenHAM Wilayah Kerja Bali, kata Dalem, akan segera melakukan pemantauan lapangan serta berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan guna memastikan proses penanganan perkara berjalan sesuai prinsip-prinsip HAM. Koordinasi akan melibatkan kepolisian, pemerintah daerah, serta berbagai pihak terkait. Ini dilakukan sebagai upaya mendorong penegakan hukum yang akuntabel, transparan, dan tetap menghormati hak setiap pihak yang terlibat.
Dalem juga mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga kondusifitas, menahan diri dari tindakan kekerasan maupun main hakim sendiri, serta mengedepankan penyelesaian setiap persoalan melalui mekanisme hukum.
Sebelumnya, pria berinisial KD tewas setelah dikeroyok massa di Banjar Dinas Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Tabanan, Bali. Pengeroyokan terjadi seusai pria asal Singaraja, Buleleng, itu kedapatan mencuri ayam aduan di wilayah tersebut. Tak hanya itu, motor milik KD juga ludes dibakar warga.
Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Tabanan, Iptu Ni Luh Putu Wiwik Endrayani, mengungkapkan, pengeroyokan terjadi pada Jumat (24/7/2026) sekitar pukul 01.30 Wita. Saat itu, KD tertangkap tangan mencuri ayam milik warga bernama I Wayan Adi Suteja (31).
"Warga emosi karena maraknya kasus kehilangan ayam di wilayah tersebut kemudian melakukan pengeroyokan terhadap terduga pelaku hingga meninggal dunia di lokasi kejadian," jelas Wiwik, Sabtu (25/7/2026). (*)
Next News

Jadi Inspektur Upacara HUT ke-81 RI, Bupati Sampang Ajak Masyarakat Tingkatkan Gotong Royong
17 hours ago

890 Jumlah IKM di Sampang, 149 yang Tergabung dalam Sentra Industri
18 hours ago

Puncak Festival Pesisir ke-5, 400 Nelayan Gemakan Budaya Mandangin
2 days ago

Ikuti Renungan Suci HUT ke-81, Bupati Sampang: Kemerdekaan Lahir dari Pengorbanan
3 days ago

Festival Pesisir ke-5 HCML Dimulai, Ratusan Warga Mandangin Nikmati Layanan Adminduk dan Khitan Gratis
4 days ago

Bantu Warga Terdampak Kekeringan, MWC NU Banyuates Sampang Salurkan Air Bersih
4 days ago

Kebakaran Hanguskan 2 Rumah di Pamekasan, Kerugian Ditaksir Rp200 Juta
4 days ago

Laga Soekarno Cup di Bangkalan Ricuh, Seorang Official Tim Diduga Pukul Wasit
4 days ago

Waskita Beton Precast Matangkan Kesiapan Gedung Jurusan Kesehatan POLTERA, Target Rampung Akhir Agustus 2026
5 days ago

Siswi di Pamekasan Meninggal Akibat Steven Johnson Syndrome, Dinkes: Hanya Satu Kasus
5 days ago
