Rabu, 29 Juli 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

12 SPPG di Bangkalan Tutup Sementara, Satgas: Karena IPAL dan Belum Miliki Ahli Gizi

Redaksi - Wednesday, 29 July 2026 | 07:09 AM

Background
12 SPPG di Bangkalan Tutup Sementara, Satgas: Karena IPAL dan Belum Miliki Ahli Gizi
Salah satu SPPG di Bangkalan ( Istimewa/)

salsabilafm.com  - Sebanyak 12 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, tutup sementara. Meski begitu, tak ada satupun dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang terdampak penutupan permanen. 


Kepala Satuan Tugas (Satgas) MBG Bangkalan, Bambang Budi Mustika, mengatakan, hingga saat ini terdapat 128 SPPG yang sudah beroperasi, dengan total penerima manfaat sebanyak 297.026 orang.


Namun, dari jumlah tersebut terdapat sebanyak 12 SPPG yang tidak bisa beroperasi sementara waktu. Belasan SPPG itu mengalami kendala pada Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) hingga kurangnya ahli gizi. "Karena IPAL ada satu, lalu ada empat SPPG belum memiliki ahli gizi, jadi masih menunggu," kata Bambang, Rabu (29/7/2026).




Selain itu, terdapat empat SPPG yang masih belum memiliki kepala SPPG, sehingga masih menunggu pengganti untuk bisa kembali beroperasi. "Lalu, ada yang KLB satu, yang kasus kemarin itu dan ada dua SPPG belum menerima pencairan dana di virtual account-nya," ujar Bambang.


Meski begitu, Bambang mengatakan, hingga saat ini belum ada SPPG yang terdampak penutupan permanen oleh BGN di Bangkalan.




"Di Bangkalan tidak ada SPPG yang tutup permanen, semuanya hanya suspend sementara. Kalau nanti sudah diperbaiki, maka bisa beroperasi kembali," ungkapnya. 


Badan Gizi Nasional (BGN) sebelumnya mengumumkan terdapat 833 SPPG di seluruh Indonesia yang ditutup permanen. Penutupan itu dilakukan karena SPPG memiliki masalah pada higienitas, terdapat kasus keracunan, hingga SPPG tak kunjung melakukan perbaikan sesuai tenggat waktu yang diberikan. (*)