Senin, 14 September 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

Puluhan Petugas Karhutla Bromo Alami Gangguan Kesehatan akibat Asap

Redaksi - Monday, 14 September 2026 | 06:19 AM

Background
Puluhan Petugas Karhutla Bromo Alami Gangguan Kesehatan akibat Asap
Petugas melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan di kawasan Gunung Bromo (Istimewa/)

salsabilafm.com – Sekitar 50 personel gabungan yang menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Bromo sisi Jemplang, Kabupaten Malang, mengalami gangguan kesehatan. Keluhan yang muncul berupa batuk, pusing, hingga kelelahan akibat paparan asap selama proses pemadaman.


Polres Malang mengirimkan tim Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) untuk memeriksa kondisi seluruh petugas yang bertugas di lokasi kebakaran.


Kepala Seksi Dokkes Polres Malang, Penata I dr Anita Rahmawati, mengatakan sejumlah personel mulai mengeluhkan gangguan kesehatan.




"Kami hari ini memeriksa kondisi kesehatan anggota yang menangani kebakaran di sini, mulai tekanan darah sampai menanyakan kondisi badan bagaimana. Dari situ ada yang mengeluh batuk dan ada yang pusing," kata Anita, Minggu (13/9/2026).


Menurutnya, keluhan batuk dipicu paparan asap yang bercampur dengan udara kering akibat musim kemarau. Sementara pusing dapat disebabkan menurunnya kualitas udara dan kondisi fisik petugas yang kelelahan.




"Kalau yang pusing karena asap ini membuat kualitas udara menjadi kurang bagus. Banyak yang pusing tadi, terus tensi darah ada yang tinggi mungkin karena kurang istirahat," ujarnya.


Meski demikian, hasil pemeriksaan awal tidak menemukan petugas yang menunjukkan gejala infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).


Tim Dokkes juga menangani seorang personel yang mengalami luka bakar ringan pada kaki kiri. Luka tersebut telah mendapatkan pengobatan.




Selain pemeriksaan kesehatan, petugas juga menerima masker dan suplemen vitamin untuk membantu pemulihan serta mencegah penurunan kondisi kesehatan selama proses pemadaman.


Anita menambahkan, pemeriksaan kesehatan akan terus dilakukan bersama puskesmas setempat. Ke depan, pihaknya akan membentuk sistem piket layanan kesehatan bagi petugas yang menangani karhutla.(*)