DLH Sampang Tegaskan Sampah Dapur MBG yang Boleh Masuk ke TPA Hanya Jenis Residu
Ach. Mukrim - Wednesday, 29 April 2026 | 03:22 AM


salsabilafm.com - Dinas Lingkungan Hidup, Perumahan, dan Permukiman (DLH Perkim) Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, menegaskan bahwa sampah dari dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang boleh dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) hanya jenis sampah residu, yakni sampah yang sudah tidak memiliki nilai guna.
Kepala DLH Perkim Sampang, Faisol Ansori, menyampaikan, pihaknya turut terlibat dalam Satuan Tugas (Satgas) MBG di Sampang, khususnya pada bidang pengelolaan sampah dan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Menurutnya, pengelolaan sampah dari dapur MBG telah diatur dalam Peraturan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nomor 1 Tahun 2026.
Dalam aturan tersebut, setiap dapur MBG diwajibkan mengelola sampah secara mandiri atau melalui kerja sama dengan pihak lain untuk mengurangi volume sampah yang dibuang.
"Kami sudah tergabung dalam satgas MBG bersama OPD yang lain. Namun kami hanya ada di dua opsi, yaitu di masalah sampah dan IPAL," katanya, Rabu (29/4/2026).
Dia menjelaskan, pengelolaan sampah dapat dilakukan melalui tiga mekanisme, yakni bekerja sama dengan pemerintah, pihak ketiga seperti TPS3R atau individu, serta pengelolaan mandiri oleh dapur MBG.
Dia menegaskan, hanya sampah residu yang benar-benar tidak dapat dimanfaatkan kembali yang diperbolehkan masuk ke TPA. Sementara itu, sampah yang masih bisa didaur ulang, dijual, atau memiliki nilai ekonomis wajib dikelola terlebih dahulu.
"Intinya yang kami terima di TPA harus berupa residu, bukan sesuatu yang masih bisa dipakai lagi, dijual, dan bernilai ekonomis. Itu tidak boleh dibawa ke TPA," pungkasnya. (Mukrim)
Next News

Harumkan Sumenep, Gita Nada Idaman Al-Munawarah Raih Juara 2 WBL Marching Competition Season 5
11 hours ago

Balap Liar di JLS Sampang, 36 Sepeda Motor Diamankan Polisi
11 hours ago

Melihat Sampang dari Seberang Jalan: Menggugat Pendidikan dan Ruang Perempuan Lewat Diskusi Literasi
13 hours ago

MUI dan HMI Bangkalan Gelar Bedah Buku Etika Pengolahan Air Limbah
13 hours ago

Penginjak Alquran di Pamekasan Terancam 5 Tahun Penjara
13 hours ago

600 Ton Beras SPHP Diduga Dioplos, Kerugian Negara Capai Rp3,3 Miliar
13 hours ago

Pengurus Ranting dan Lembaga MWC NU Pulau Mandangin 2026-2031 Resmi Dilantik
13 hours ago

Warga Bangkalan Temukan Bayi Perempuan Menangis di Teras Toko
3 days ago

Pura-pura Tanya Alamat, Pria Tak Dikenal di Bangkalan Diduga Lecehkan Siswi
3 days ago

HCML Tuan Rumah GCM ke-336, Perkuat Koordinasi Pasokan Gas Jawa Timur–Jawa Tengah
2 days ago





