Warga Sumenep Gotong Royong Perbaiki Jalan Rusak, 10 Tahun Tak Diperbaiki Pemerintah
Redaksi - Wednesday, 29 April 2026 | 06:59 AM


salsabilafm.com - Warga Desa Pajanangger, Kecamatan Arjasa, Kepulauan Kangean, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, memperbaiki jalan rusak secara swadaya, Rabu (29/4/2026). Jalan tersebut kondisinya rusak dan tidak ada perbaikan sekitar 10 tahun.
"Jadi warga berinisiatif menambal jalan dengan kemampuan sendiri," kata Suhrawi, Kepala Desa (Kades) Pajanangger, Rabu (29/4/2026).
Suhrawi menjelaskan, warga menambal jalan yang penuh lubang besar menggunakan batu dan pasir. Seluruh biaya ditanggung secara gotong-royong oleh masyarakat.
"Kondisi jalan yang rusak parah membuat warga kesulitan beraktivitas. Warga berinisiatif melakukan perbaikan sendiri," ujarnya.
Perbaikan dilakukan sejak dua pekan terakhir. Pengerjaan dilakukan secara bertahap, dengan melibatkan warga yang memiliki waktu luang.
"Setiap hari, sekitar empat hingga lima orang bergantian memperbaiki jalan," ungkapnya.
Menurut Suhrawi, perbaikan difokuskan pada titik-titik yang berlubang besar dan berbahaya bagi pengendara. Meski sederhana, langkah itu diharapkan bisa memperlancar akses sementara.
Jalan tersebut merupakan akses utama penghubung Desa Pajanangger ke Kecamatan Arjasa dengan jarak sekitar 22 kilometer. Namun, hanya sekitar 20 persen ruas jalan yang kondisinya tidak rusak berat. Sisanya mengalami kerusakan parah.
Warga setempat, Pi'i, mengatakan, kondisi jalan membuat waktu tempuh menjadi lebih lama. Perjalanan menuju kecamatan bisa memakan waktu hingga dua setengah jam atau lebih.
"Kalau jalannya bagus, tidak selama ini. Sekarang harus pelan karena banyak lubang," tuturnya.
Pi'i menambahkan, kondisi jalan juga menyulitkan warga dalam situasi darurat, terutama saat membawa orang sakit. Menurut Pi'i, pernah ada ibu hamil yang harus dirujuk melewati jalan tersebut.
Karena kondisi jalan yang buruk, ibu tersebut harus menahan sakit lebih lama selama perjalanan, bahkan ada yang sampai melahirkan di perjalanan.
"Ada yang lahir di jalan ini ada," jelasnya
Warga berharap, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep segera melakukan perbaikan menyeluruh. Mereka menilai, perbaikan secara swadaya hanya menjadi solusi sementara dan tidak cukup untuk mengatasi kerusakan jalan yang sudah berlangsung lama.
"Berharapnya yang permanen," pungkasnya. (*)
Next News

Koalisi Jurnalis dan Masyarakat Sipil Surabaya Kecam Pelabelan 'Londo Ireng' oleh Presiden Prabowo Subianto
5 hours ago

SPPG dan KDKMP di Sampang Belum Urus PBG, Dinas PUPR: Kami Sudah Surati Mereka
7 hours ago

PAD PBG Sampang Capai 83 Persen, Dinas PUPR Optimis Tembus Rp1 Miliar
8 hours ago

BPBD Sampang Selidiki Suara Gemuruh Air Misterius di Area Persawahan Warga
8 hours ago

BMKG Imbau Nelayan dan Operator Kapal Waspadai Angin Kencang di Perairan Sumenep
8 hours ago

Korban Kapal KM Mutiara Sentosa 2 Tiba di Pelabuhan Tanjung Perak
8 hours ago

4 Penumpang KMP Mutiara Sentosa 2 dilaporkan Meninggal Dunia, 218 Orang Selamat
8 hours ago

KM Mutiara Sentosa 2 Terbakar di Perairan Sumenep, Penumpang Mulai Dievakuasi
a day ago

APTI Sampang Tolak Aturan Pembatasan Tar-Nikotin dan Kemasan Polos
a day ago

Defisit APBD Sampang 2027 Diproyeksi Tembus Rp130,2 Miliar
a day ago



