Selasa, 28 April 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

Pria di Camplong Tewas Tersengat Listrik Saat Perbaiki Bor di Rumah

Syabilur Rosyad - Tuesday, 28 April 2026 | 08:12 AM

Background
Pria di Camplong Tewas Tersengat Listrik Saat Perbaiki Bor di Rumah
Petugas saat mendatangi rumah korban, Selasa 28/4/2026). (Rosyad/Salsa/)

salsabilafm.com - Seorang pria bernama Mustakim (38), warga Dusun Pancor, Desa Pamolaan, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, meninggal dunia akibat tersengat aliran listrik saat memperbaiki bor listrik miliknya, Senin (27/4/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.


Kasi Humas Polrea Sampang AKP Eko Puji Waluyo mengatakan, peristiwa nahas itu terjadi di rumah korban saat dia berusaha memperbaiki bor listrik yang diduga mengalami korsleting. 


"Saat proses perbaikan berlangsung, korban diduga kurang berhati-hati hingga tersengat arus listrik," katanya, Selasa (28/4/2926). 




Eko Menjelaskan, salah satu saksi, Moh. Hasun (49), warga setempat, menyebut korban sempat dalam kondisi masih teraliri listrik ketika hendak ditolong. Anak korban, Pida Nur Hasanah (11), yang pertama kali mengetahui kejadian tersebut, sempat mencoba memberikan pertolongan. "Namun karena masih terdapat aliran listrik pada tubuh korban, ia kemudian meminta bantuan warga sekitar," ungkapnya. 


Warga yang datang kemudian berupaya memberikan pertolongan, namun nyawa korban tidak tertolong. Setelah diperiksa oleh bidan setempat, Mustakim dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.




"Dari hasil pemeriksaan awal, ditemukan luka bakar pada telapak tangan kiri korban yang diduga akibat kontak langsung dengan bor listrik yang sedang diperbaiki," ujar Eko. 


Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan takdir. Mereka juga menolak dilakukan otopsi terhadap jenazah korban serta tidak akan membawa peristiwa ini ke ranah hukum. Surat pernyataan penolakan otopsi telah dibuat oleh keluarga.


"Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu berhati-hati saat menangani peralatan listrik, terutama dalam kondisi bertegangan, guna menghindari kejadian serupa," tutupnya. (Syad)