Bayi Perempuan Ditemukan Meninggal dalam Kardus, Ada Pesan "Tolong Kuburkan dengan Layak"
Syabilur Rosyad - Friday, 06 March 2026 | 04:51 AM


salsabilafm.com – Warga Dusun Nagasari Timur, Desa Tlambah, Kecamatan Karang Penang, Kabupaten Sampang digegerkan dengan penemuan jenazah bayi perempuan di pinggir jalan raya, Jum'at (6/3/2026) pagi.
Bayi tersebut ditemukan dalam sebuah kardus oleh seorang warga bernama Rasma (50), petani asal Dusun Lembanah, Desa Tlambah, sekitar pukul 06.00 WIB saat hendak berangkat ke Pasar Nagasari.
Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo mengatakan, saat melintas di lokasi, Rasma melihat sebuah kardus mencurigakan di pinggir jalan. Karena penasaran, dia kemudian mendekati dan membuka kardus tersebut.
"Betapa terkejutnya, di dalam kardus itu terdapat bayi perempuan yang sudah terbungkus jilbab putih," katanya kepada salsabilafm.com, Jum'at (6/3/2026).
Selain bayi, di dalam kardus juga ditemukan ari-ari yang telah dipotong dan dimasukkan ke dalam plastik hitam, serta secarik kertas bertuliskan pesan "Tolong kuburkan dengan layak."
"Mengetahui bayi tersebut sudah tidak bernapas, Rasma kemudian membawa jenazah bayi itu pulang dan memberitahukan kepada anaknya, Rispandi (28)," jelasnya.
Setelah memastikan kondisi bayi telah meninggal dunia, Rispandi kemudian mengumumkan penemuan tersebut melalui pengeras suara agar diketahui warga sekitar.
"Warga pun sempat bersiap untuk memakamkan bayi tersebut. Tak lama kemudian, sekitar pukul 07.00 WIB, anggota Polsek Karang Penang mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat," ujarnya.
Polisi selanjutnya berkoordinasi dengan Unit Identifikasi Satreskrim Polres Sampang serta tenaga medis dari Puskesmas Karang Penang untuk melakukan pemeriksaan terhadap jenazah bayi.
"Berdasarkan keterangan tenaga medis, bayi perempuan tersebut diperkirakan baru lahir sekitar 1x24 jam sebelum ditemukan. Saat ditemukan, ari-ari bayi juga sudah dalam kondisi terpotong," ungkap Eko.
Dari lokasi penemuan, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya sebuah kardus coklat bertuliskan "Labini", ari-ari yang dimasukkan dalam plastik hitam, jilbab putih yang digunakan untuk membungkus bayi, kain kasa, serta secarik kertas berisi pesan agar bayi tersebut dikuburkan dengan layak.
"Saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa orang tua yang tega membuang bayi tersebut," tutupnya. (Syad)
Next News

Tinjau Sekolah Ambruk di Bangkalan, Mendikdasmen Targetkan Perbaikan Rampung Tahun Ini
17 hours ago

BNNP Jatim Sebut Bangkalan Jadi Target Peredaran Narkoba
17 hours ago

PMI Asal Bangkalan Dipulangkan dari Taiwan dan Malaysia
17 hours ago

Disnaker Sebut Jumlah 14.744 Pengangguran di Sampang Tergolong Masih Rendah
17 hours ago

Gelar Paripurna LKPJ, DPRD Sampang Soroti dan Apresiasi Capaian Kinerja Pemkab 2025
17 hours ago

11 Ribu Pekerja Rentan di Sumenep Dapat Perlindungan Sosial
17 hours ago

PMII Sampang Sebut Tambang Galian C Picu Banjir dan Kerusakan Lingkungan
17 hours ago

Krisis Ekologis di Sampang, Ketua KOPRI PKC PMII Jatim: Perempuan Pihak Paling Terdampak
17 hours ago

Jelang Iduladha, Sumenep Perketat Pengawasan dan Aktivitas Jual Beli Hewan Kurban
18 hours ago

Kementan Gencarkan Tanam Serentak di Sumenep
18 hours ago





