Jelang Iduladha, Sumenep Perketat Pengawasan dan Aktivitas Jual Beli Hewan Kurban
Redaksi - Friday, 01 May 2026 | 08:16 AM


salsabilafm.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur, melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) memperketat pengawasan dan aktivitas jual beli hewan menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026. Pemkab juga mengharuskan semua penjual mengantongi rekomendasi tempat sebelum berjualan.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan DKPP Pemkab Sumenep Zulfa di Sumenep, Jum'at (1/5/2026), mengatakan, langkah itu dilakukan untuk memudahkan petugas melakukan pengawasan dan pemeriksaan kesehatan hewan.
"Sebab untuk menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah ini, DKPP Sumenep telah membentuk tim, dimana tim itu bertugas melakukan pemeriksaan kesehatan hewan dan memastikan bahwa hewan yang hendak dikurbankan nanti benar-benar sehat dan tidak berpenyakit," katanya.
Menurut dia, menjelang Idul Adha banyak warga yang membuka lapak penjualan hewan kurban, baik berupa sapi maupun kambing.
Biasanya, sambung dia, penjual hewan tersebut membuka lapak penjualan hewan mereka di pinggir jalan, bahkan trotoar, sehingga berpotensi mengganggu pejalan kaki.
"Selain pertimbangan kesehatan, kewajiban bagi pelapak agar mengantongi rekomendasi tempat untuk berjualan itu, juga agar tidak mengganggu jalur lalu lintas," katanya.
Karena itu, lanjut dia, DKPP Pemkab Sumenep meminta agar pemilik lapak harus lebih dulu mengurus rekomendasi ke DKPP sebelum mulai berjualan.
Selain tentang ketentuan izin tempat penjualan hewan, kata Zulfa, DKKP Sumenep juga telah membentuk tim khusus yang terdiri dari dokter dan paramedis.
"Tim ini bertugas melakukan pemantauan hewan di semua wilayah kecamatan se-Kabupaten Sumenep, baik di daratan maupun di kepulauan," pungkas Zulfa. (*)
Next News

Tinjau Sekolah Ambruk di Bangkalan, Mendikdasmen Targetkan Perbaikan Rampung Tahun Ini
6 hours ago

BNNP Jatim Sebut Bangkalan Jadi Target Peredaran Narkoba
6 hours ago

PMI Asal Bangkalan Dipulangkan dari Taiwan dan Malaysia
6 hours ago

Disnaker Sebut Jumlah 14.744 Pengangguran di Sampang Tergolong Masih Rendah
6 hours ago

Gelar Paripurna LKPJ, DPRD Sampang Soroti dan Apresiasi Capaian Kinerja Pemkab 2025
6 hours ago

11 Ribu Pekerja Rentan di Sumenep Dapat Perlindungan Sosial
6 hours ago

PMII Sampang Sebut Tambang Galian C Picu Banjir dan Kerusakan Lingkungan
6 hours ago

Krisis Ekologis di Sampang, Ketua KOPRI PKC PMII Jatim: Perempuan Pihak Paling Terdampak
6 hours ago

Kementan Gencarkan Tanam Serentak di Sumenep
7 hours ago

185 Warga Pamekasan Terjangkit DBD, Ini Sebarannya
7 hours ago





