Selasa, 16 Juni 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

Dispusip Sampang Akan Hapus Belanja Buku, Dialihkan untuk Operasional Perpusling

Ach. Mukrim - Tuesday, 16 June 2026 | 05:46 AM

Background
 Dispusip Sampang Akan Hapus Belanja Buku, Dialihkan untuk Operasional Perpusling
Pengunjung perpustakaan sedang mencari buku (Mukrim/Salsa/)

salsabilafm.com - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Sampang berencana menghapus anggaran belanja buku baru pada tahun ini. Anggaran tersebut akan dialihkan untuk kebutuhan yang dinilai lebih mendesak, seperti operasional kantor dan Perpustakaan Keliling (Perpusling).


Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dispusip Sampang Chairijah melalui Kepala Bidang Perpustakaan Kurnia Sufatina mengatakan, pihaknya semula telah merencanakan pengadaan buku guna menambah koleksi perpustakaan. Namun, rencana tersebut batal direalisasikan karena adanya kebijakan efisiensi anggaran.


"Belum kami realisasikan karena anggarannya akan diefisiensi," katanya, Selasa (16/6/2026). 




Menurut Tina, alokasi anggaran yang semula disiapkan untuk pengadaan buku mencapai Rp51 juta. Dana tersebut rencananya digunakan untuk membeli 200 buku digital dan 190 buku konvensional dengan total sekitar 60 judul. Namun, anggaran tersebut terpaksa dialihkan untuk kebutuhan lain yang dianggap lebih mendesak.


"Ada kebutuhan yang lebih mendesak," ucapnya. 




Dia menjelaskan, anggaran itu akan digunakan untuk mendukung operasional kantor, seperti pembelian alat tulis kantor (ATK) serta bahan bakar minyak (BBM) bagi armada perpustakaan keliling.


"Kami tidak ingin kegiatan perpusling berhenti hanya karena masalah anggaran. Sebab, permohonan layanan dari masyarakat cukup banyak," terangnya.


Sebagai alternatif untuk menambah koleksi buku, Dispusip berencana mengupayakan hibah buku dari berbagai pihak. Pihaknya akan mengirimkan surat kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Sampang agar menghibahkan buku kepada perpustakaan daerah.




"Standar penambahan buku setiap tahun menyesuaikan jumlah populasi. Nanti akan kami usulkan kepada pimpinan agar pemberian hibah buku bisa lebih didorong," jelasnya.


Sementara itu, pengunjung perpustakaan, Fathurrohman, menyayangkan rencana pembatalan pengadaan buku baru tersebut. Menurutnya, koleksi buku di perpustakaan masih belum lengkap dan banyak yang belum diperbarui.




"Kadang saya mencari buku, tetapi tidak ada. Kami juga sudah pernah mengusulkan pengadaannya," pungkasnya. (Mukrim)