Kementan Gencarkan Tanam Serentak di Sumenep
Redaksi - Friday, 01 May 2026 | 08:14 AM


salsabilafm.com - Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) mendorong percepatan tanam melalui kegiatan tanam serentak di lahan optimalisasi lahan (oplah) di wilayah terdampak banjir di Kabupaten Sumenep.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya intervensi terhadap lahan sawah yang berpotensi mengalami kekeringan atau kekurangan pasokan air. Melalui program oplah, pemerintah menargetkan peningkatan indeks pertanaman (IP) dari sebelumnya IP 100 menjadi IP 200.
Katimker Penyuluh Pertanian BPPSDMP Kementan RI wilayah kerja Kabupaten Sumenep, Dewo Ringgih menjelaskan, kegiatan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut instruksi Menteri Pertanian dalam rangka percepatan tanam di berbagai daerah.
"Sesuai dengan instruksi Bapak Menteri Pertanian, pada hari ini kami melaksanakan gerakan tanam di lokasi kegiatan oplah tahun 2025. Kami melakukan gerakan tanam serentak di beberapa titik wilayah dengan luasan sekitar 125 hektare," ujarnya, Kamis (30/4/2026).
Menurutnya, program optimalisasi lahan difokuskan pada area sawah yang termasuk dalam luas baku sawah, namun memiliki keterbatasan sumber air sehingga belum dimanfaatkan secara maksimal.
"Kegiatan oplah ini merupakan intervensi pada luas baku sawah yang dimungkinkan mengalami kekeringan atau kekurangan pasokan air, sehingga bisa meningkatkan indeks pertanaman dari IP 100 menjadi IP 200," ujarnya menjelaskan.
Menurut Dewo, Kabupaten Sumenep memiliki potensi luas baku sawah yang cukup besar, sehingga program ini dinilai strategis untuk meningkatkan produksi pertanian di daerah.
"Untuk Kabupaten Sumenep sendiri, luas baku sawah mencapai 28.603 hektare, dengan intervensi kegiatan oplah sekitar 1.400 hektare," pungkasnya. (*)
Next News

Pria di Pamekasan Diamankan Polisi, Tidak Bayar saat Belanja di Toko Kelontong
a day ago

Polisi Tangkap 3 Pengedar Sabu di Sumenep, Barang Bukti 0,62 Gram
a day ago

Sumur Bor Keluar Gas, ESDA Sumenep ke Lokasi Ambil Sampel Air
a day ago

8.187 KPM di Bangkalan Terindikasi Judi Online, 445 Ajukan Sanggah untuk Reaktivasi
a day ago

Prabowo Sebut Pemerintah Pusat Akan Ambil Alih Pengangkatan Guru
a day ago

Prabowo Sebut Kebocoran Ekspor Indonesia Capai Rp15.000 Triliun
a day ago

Pemuda 20 Tahun Ditemukan Meninggal Gantung Diri di Kamar Mandi
a day ago

Nenek Hilang di Sampang Akhirnya Ditemukan Meninggal
a day ago

Prabowo Soroti Birokrat yang Disebut sebagai Deep State
a day ago

Alokasi Pupuk Bersubsidi 2026 di Sampang Meningkat
2 days ago




