11 Ribu Pekerja Rentan di Sumenep Dapat Perlindungan Sosial
Redaksi - Friday, 01 May 2026 | 08:52 AM


salsabilafm.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur, memberikan perlindungan sosial berupa Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) kepada 11 ribu pekerja rentan di wilayah itu melalui kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.
"Warga yang mendapatkan bantuan perlindungan keselamatan kerja dan kematian ini yang bekerja di sektor informal," kata Kepala Bidang Pelatihan, Produktivitas dan Hubungan Industrial Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Pemkab Sumenep Eko Ferryanto, Kamis (30/4/2026).
Menurut Eko, pekerja informal yang mendapatkan bantuan perlindungan keselamatan kerja di wilayah itu bertambah dibanding tahun sebelumnya.
Dia menuturkan pada tahun anggaran 2025 jumlah warga Sumenep yang mendapatkan bantuan perlindungan keselamatan kerja hanya sebanyak 5.000 orang.
"Dengan demikian ada peningkatan lebih dari 50 persen untuk tahun 2026 ini," katanya.
Eko menjelaskan, peningkatan cakupan program tidak lepas dari strategi pengalihan sebagian anggaran pelatihan kerja ke program perlindungan sosial.
"Dengan adanya program ini pekerja memiliki kepastian perlindungan jika terjadi risiko kerja. Ini menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas hidup masyarakat," katanya.
Melalui program ini Pemkab Sumenep berharap kebijakan tersebut mampu menjangkau lebih banyak pekerja ke depan, sekaligus mendorong kesadaran pentingnya perlindungan sosial di kalangan masyarakat.
Jenis perlindungan sosial yang dilakukan Pemkab Sumenep ini dengan membantu mendaftarkan penerima manfaat sebagai peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan di dua program jaminan yakni JKK dan JKM. (*)
Next News

Tinjau Sekolah Ambruk di Bangkalan, Mendikdasmen Targetkan Perbaikan Rampung Tahun Ini
6 hours ago

BNNP Jatim Sebut Bangkalan Jadi Target Peredaran Narkoba
6 hours ago

PMI Asal Bangkalan Dipulangkan dari Taiwan dan Malaysia
6 hours ago

Disnaker Sebut Jumlah 14.744 Pengangguran di Sampang Tergolong Masih Rendah
6 hours ago

Gelar Paripurna LKPJ, DPRD Sampang Soroti dan Apresiasi Capaian Kinerja Pemkab 2025
6 hours ago

PMII Sampang Sebut Tambang Galian C Picu Banjir dan Kerusakan Lingkungan
7 hours ago

Krisis Ekologis di Sampang, Ketua KOPRI PKC PMII Jatim: Perempuan Pihak Paling Terdampak
7 hours ago

Jelang Iduladha, Sumenep Perketat Pengawasan dan Aktivitas Jual Beli Hewan Kurban
7 hours ago

Kementan Gencarkan Tanam Serentak di Sumenep
7 hours ago

185 Warga Pamekasan Terjangkit DBD, Ini Sebarannya
8 hours ago





