Jumat, 6 Maret 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

Perkuat Ekonomi dan Pemenuhan Gizi, SPPG Dalpenang Sampang Gandeng UMKM Lokal

Ach. Mukrim - Friday, 06 March 2026 | 09:54 AM

Background
Perkuat Ekonomi dan Pemenuhan Gizi, SPPG Dalpenang Sampang Gandeng UMKM Lokal
Puluhan tenaga SPPG Dalpenang ikuti acara buka puasa bersama. ( Rosi/Salsa/)

salsabilafm.com - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dalpenang menggelar kegiatan buka puasa bersama di tengah momentum Ramadan 1447 Hijriah di Sampang, Jawa Timur, Kamis (5/3/2026). Agenda ini dimanfaatkan untuk memperkuat solidaritas antarelemen guna memaksimalkan program Makan Bergizi Gratis (MBG).


Kepala SPPG Dalpenang, Athoullah, mengatakan, kecintaan terhadap pekerjaan menjadi kunci utama dalam menghasilkan menu konsumsi yang berkualitas bagi masyarakat. Menurutnya, dedikasi relawan berdampak langsung pada hasil akhir di dapur produksi.


"Dengan menumbuhkan rasa cinta, maka akan menentukan arah masa depan dan hasil menu MBG dari dapur menjadi maksimal. Para relawan akan tumbuh rasa peduli dan memiliki, sehingga apa yang didistribusikan hasilnya baik," katanya.




Selain penguatan internal, Athoullah menekankan, SPPG Dalpenang membuka pintu kolaborasi bagi pihak eksternal, termasuk masyarakat dan pelaku UMKM. Hingga saat ini, pihaknya tercatat telah menggandeng enam UMKM dan satu koperasi lokal untuk menyuplai kebutuhan bahan baku dan memperkuat ekonomi para pelaku UMKM. 


Atho', sapaannya, juga mengungkapkan, meski permintaan bahan pangan seperti ayam dan telur cukup tinggi, pasokan sayur-mayur masih menjadi tantangan tersendiri di wilayah Sampang.




"Banyak yang dibutuhkan, yang paling dominan itu sayur. Sedangkan di Sampang sendiri ketersediaan sayur cukup sulit," tuturnya.


Ditambahkan, SPPG Dalpenang juga menjalin koordinasi erat dengan pihak sekolah untuk menyosialisasikan program kepada wali murid. Atho' memastikan pihaknya mengedepankan transparansi dan siap merespons cepat setiap keluhan yang muncul dari penerima manfaat.


"Ketika ada keluhan, SPPG Dalpenang langsung merespons dengan mengganti makanan. Tujuan kami tetap mengedepankan kualitas dan kenyamanan bagi penerima manfaat," tegasnya.




Meski demikian, dia mengakui operasional dapur tidak luput dari kekurangan. Namun, dia menjamin setiap kendala yang muncul akan menjadi bahan evaluasi rutin demi perbaikan layanan ke depan.


"Kami bersama mitra dapur memiliki niat baik bahwa ke depannya harus terus melakukan evaluasi agar apa yang disajikan menjadi maksimal," pungkasnya. (Mukrim)