Sambut Kemarau, Petani Garam di Sumenep Mulai Siapkan Lahan
Redaksi - Thursday, 30 April 2026 | 06:32 AM


salsabilafm.com - Petani garam rakyat di sejumlah kecamatan sentra produksi di Kabupaten Sumenep, Madura, mulai bersiap menyambut musim kemarau 2026.
Sejak pertengahan April, persiapan lahan sudah dilakukan, mulai dari perbaikan saluran irigasi, tanggul hingga alat pendukung produksi di tambak garam.
Salah satu petani garam asal Desa Pinggirpapas, Kecamatan Kalianget, Sumenep, Abul Hayat mengaku bersama petani lain mulai melakukan pengeringan lahan sebagai tahap awal produksi.
"Sejak pertengahan April 2026 ini sudah mulai persiapan, termasuk pengeringan lahan," kata Abul Hayat, Rabu (29/4/2026).
Menurutnya, kondisi cuaca saat ini mulai menunjukkan perubahan dengan intensitas hujan yang berangsur menurun, meski sesekali masih turun hujan.
"Cuaca sudah cukup panas, tapi kadang masih hujan. Biasanya beberapa minggu sebelum kemarau, persiapan sudah kami lakukan," katanya.
Abul Hayat yang juga Ketua Paguyuban Petani Garam Madura itu berharap musim kemarau tahun ini berjalan normal, tidak seperti tahun sebelumnya yang diwarnai kemarau basah.
Dia optimis jika cuaca mendukung, panen garam bisa dimulai pada bulan depan.
"Harapannya cuaca normal dan harga garam bisa tinggi," harapnya.
Terpisah, Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kalianget, Ari Widjayanto menyampaikan, saat ini wilayah Sumenep tengah memasuki masa pancaroba atau transisi dari musim hujan ke kemarau. Pada musim tahun ini, kondisi cuaca cenderung tidak menentu.
"Kadang cerah, kadang hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang," ujarnya.
BMKG memprediksi awal Mei 2026 wilayah Sumenep mulai memasuki musim kemarau dengan durasi yang diperkirakan lebih panjang dibanding biasanya. Kondisi tersebut akan berdampak positif terhadap produksi garam yang sangat bergantung pada panas matahari.
"Tahun ini kemarau diperkirakan lebih lama, ini tentu mendukung produksi garam," pungkas dia. (*)
Next News

Pria di Pamekasan Diamankan Polisi, Tidak Bayar saat Belanja di Toko Kelontong
10 hours ago

Polisi Tangkap 3 Pengedar Sabu di Sumenep, Barang Bukti 0,62 Gram
11 hours ago

Sumur Bor Keluar Gas, ESDA Sumenep ke Lokasi Ambil Sampel Air
11 hours ago

8.187 KPM di Bangkalan Terindikasi Judi Online, 445 Ajukan Sanggah untuk Reaktivasi
11 hours ago

Prabowo Sebut Pemerintah Pusat Akan Ambil Alih Pengangkatan Guru
11 hours ago

Prabowo Sebut Kebocoran Ekspor Indonesia Capai Rp15.000 Triliun
11 hours ago

Pemuda 20 Tahun Ditemukan Meninggal Gantung Diri di Kamar Mandi
11 hours ago

Nenek Hilang di Sampang Akhirnya Ditemukan Meninggal
11 hours ago

Prabowo Soroti Birokrat yang Disebut sebagai Deep State
11 hours ago

Alokasi Pupuk Bersubsidi 2026 di Sampang Meningkat
a day ago





