Sampang Targetkan Naik Peringkat Kabupaten Layak Anak ke Nindya
Ach. Mukrim - Thursday, 30 April 2026 | 06:29 AM


salsabilafm.com - Pemerintah Kabupaten Sampang menargetkan peningkatan prestasi dalam ajang Kabupaten Layak Anak (KLA) tahun ini. Setelah dua kali meraih predikat tingkat madya, kini kota berjuluk Bumi Bahari tersebut berupaya naik ke peringkat nindya.
Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Dinas Sosial PPPA Sampang, Masruhah, menyampaikan, pihaknya terus mendorong peningkatan hasil penilaian dibanding tahun sebelumnya.
Menurutnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur telah memberikan peringatan agar daerah yang dua kali berada di tingkat madya dapat naik ke tingkat berikutnya.
"Saat ini proses penilaian KLA sedang berlangsung, diawali dengan tahap pengisian evaluasi mandiri. Penilaian mencakup lima klaster, salah satunya pendidikan," katanya, Kamis (30/4/2026).
Masruhah menambahkan, setiap organisasi perangkat daerah (OPD) diminta meningkatkan capaian dalam pemenuhan hak anak. Meski demikian, dia mengakui masih terdapat sejumlah kendala, terutama dalam hal implementasi kebijakan di lapangan.
"Regulasi seperti perda dan perbup sudah cukup banyak. Namun, kemitraan dengan OPD dan badan usaha masih perlu diperkuat agar pelaksanaannya lebih maksimal," imbuhnya.
Sementara itu, Ketua Madura Development Watch (MDW) Sampang, Siti Farida, menekankan bahwa target kenaikan peringkat KLA tidak boleh hanya bersifat administratif. Ia berharap ada peningkatan nyata dalam perlindungan anak, terutama bagi korban kekerasan.
"Seluruh OPD harus bergerak bersama dalam memenuhi hak anak di berbagai klaster, termasuk peningkatan kualitas pelayanan publik. Yang paling penting adalah sistem perlindungan anak yang aman dan responsif," pungkasnya. (Mukrim)
Next News

Pria di Pamekasan Diamankan Polisi, Tidak Bayar saat Belanja di Toko Kelontong
8 hours ago

Polisi Tangkap 3 Pengedar Sabu di Sumenep, Barang Bukti 0,62 Gram
9 hours ago

Sumur Bor Keluar Gas, ESDA Sumenep ke Lokasi Ambil Sampel Air
9 hours ago

8.187 KPM di Bangkalan Terindikasi Judi Online, 445 Ajukan Sanggah untuk Reaktivasi
9 hours ago

Prabowo Sebut Pemerintah Pusat Akan Ambil Alih Pengangkatan Guru
9 hours ago

Prabowo Sebut Kebocoran Ekspor Indonesia Capai Rp15.000 Triliun
9 hours ago

Pemuda 20 Tahun Ditemukan Meninggal Gantung Diri di Kamar Mandi
9 hours ago

Nenek Hilang di Sampang Akhirnya Ditemukan Meninggal
9 hours ago

Prabowo Soroti Birokrat yang Disebut sebagai Deep State
9 hours ago

Alokasi Pupuk Bersubsidi 2026 di Sampang Meningkat
a day ago





