Jelang Ramadan, Kemendagri Instruksikan Pemerintah Daerah Pantau Harga Bahan Pokok
Redaksi - Tuesday, 20 January 2026 | 01:34 AM


salsabilafm.com – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) meminta pemerintah daerah (pemda) untuk mengantisipasi potensi lonjakan harga bahan pokok menjelang Ramadan dan Idulfitri 2026. Langkah ini dinilai penting guna menjaga stabilitas inflasi dan daya beli masyarakat.
Sekretaris Jenderal Kemendagri, Tomsi Tohir, menginstruksikan seluruh pemda agar aktif turun ke lapangan dengan memantau langsung perkembangan harga di pasar tradisional maupun di tingkat pemasok.
"Tolong turun ke lapangan, kumpulkan teman-teman pedagang dan komunikasikan dengan daerah penghasilnya pak. Supaya nanti pada saat Ramadan dan Lebaran kenaikan harga tidak terlalu tinggi," ujar Tomsi saat Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026 di Kantor Kemendagri, Jakarta, Senin (19/1/2026).
Rapat tersebut juga dirangkaikan dengan pembahasan antisipasi kenaikan harga tiket pesawat menjelang Ramadan dan Idulfitri. Tomsi mengapresiasi penurunan harga sejumlah komoditas pangan seperti telur, daging ayam ras, bawang merah, dan cabai rawit.
Dia juga mengingatkan pemda untuk mewaspadai potensi kenaikan harga beberapa komoditas lainnya, seperti bawang putih dan minyak goreng, yang cenderung mengalami fluktuasi saat permintaan meningkat.
Untuk mengendalikan harga minyak goreng, Tomsi meminta daerah yang mengalami kenaikan harga agar segera melakukan intervensi melalui penambahan stok Minyakita. Selain itu, dia juga mendorong Perum Bulog untuk mengambil langkah antisipatif terhadap potensi kenaikan harga beras di sejumlah wilayah.
"Cek kondisi Bulog di daerah. Kalau memang kuotanya kurang atau stoknya terbatas, tolong segera didorong," tegasnya.
Tomsi berharap seluruh pemda dapat belajar dari pengalaman pengendalian inflasi yang telah dilakukan sebelumnya. Dia menekankan pentingnya pengawasan rutin dan komunikasi intensif dengan pelaku pasar agar harga tetap terkendali.
"Untuk teman-teman daerah, kami minta yang tinggi-tinggi ataupun yang rendah bisa saja menjadi tinggi kalau lengah. Itu kembali lagi, cek lagi, komunikasikan lagi, kontrol lagi ke pasar. Jangan kontrolnya mungkin seminggu sekali, dua minggu sekali, enggak bisa," tutup Tomsi. (*)
Next News

Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada Kamis 19 Februari 2026
20 hours ago

Hilal Tak Terlihat di Sampang, Ketua PCNU: Tunggu Keputusan Sidang Isbat dan PBNU
a day ago

Gegara Main Petasan Kalengan, 2 Warga Sampang Alami Luka Bakar
a day ago

Ikuti Ponpes Al Karawi, Warga Desa di Sumenep Mulai Puasa Ramadan Hari Ini
a day ago

Tentukan Awal Ramadan, Lembaga Falakiyah PCNU Sampang Pantau Hilal di Pelabuhan Taddan
a day ago

Warung Makan di Bangkalan Buka Sore Hari Selama Ramadan
20 hours ago

Sore Ini, PCNU Bangkalan Akan Gelar Pemantauan Hilal
20 hours ago

Aklamasi, Kiai Muchlis Nasir Terpilih Jadi Ketua PCNU Pamekasan 2026-2031
2 days ago

Jam Kerja ASN Bangkalan Dipotong Selama Ramadan
2 days ago

Satgas MBG Sampang Pastikan SPPG Mandangin Tetap Jalan: Investor Sudah Ada
2 days ago





