Pertamina Patra Niaga Pastikan Pasokan dan Distribusi LPG 3 Kg Aman untuk Kebutuhan Masyarakat di Karesidenan Madiun
Ach. Mukrim - Friday, 13 March 2026 | 06:46 AM


saksabilafm.com - Pertamina Patra Niaga dalam praktiknya selalu memastikan kebutuhan energi masyarakat terpenuhi, salah satunya LPG. Dalam proses distribusi, Pertamina masif melakukan pemantauan di lapangan sebagai upaya memastikan stok mencukupi dan LPG digunakan sesuai peruntukannya.
Pada Rabu (11/3/2026) kemarin, beredar informasi masyarakat di Karesidenan Madiun diantaranya Kabupaten Pacitan dan Kabupaten Ngawi kesulitan mendapatkan LPG 3kg. Stok di pangkalan sangat minim dan harga di pengecer sudah mencapai Rp22 ribu hingga Rp25 ribu per tabung. Menyikapi hal ini, Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus telah melakukan pengecekan lapangan bersama pemerintah daerah terkait, APH, dan Hiswana Migas. Pengecekan dilakukan mulai dari stok hingga isu distribusi.
Pertamina melalui Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Ahad Rahedi menegaskan stok di Karesidenan Madiun dalam hal ini Kabupaten Pacitan dan Kabupaten Ngawi dipastikan aman.
"Setelah dilakukan pengecekan, penyaluran berjalan lancar dan normal di semua pangkalan resmi Pertamina. Terjadi lonjakan permintaan menjelang Idul Fitri, namun di pangkalan stok masih tersedia dengan rata-rata distribusi 26 ribu tabung per hari kepada 842 pangkalan di Kabupaten Ngawi dan 15 ribu tabung per hari kepada 741 pangkalan di Kabupaten Pacitan. Temuan di lapangan, kenaikan harga berada di level pengecer," terang Ahad.
Selanjutnya Ahad menjelaskan, sebagai mitigasi lonjakan konsumsi, Pertamina dalam proses mengusulkan tambahan penyaluran, masing-masing 66 ribu tabung untuk Kabupaten Ngawi dan 38 ribu tabung untuk Kabupaten Pacitan.
"Koordinasi lintas sektor terus kami laksanakan, selanjutnya di sisi masyarakat tak henti-hentinya kami imbau untuk melakukan pembelian di pangkalan resmi Pertamina agar bisa mendapatkan LPG sesuai HET dengan kualitas dan kuantitas yang sesuai," pungkasnya. (*)
Next News

Pelaku Pencabulan Anak di Sampang Ditangkap Polisi
14 hours ago

14 kasus HIV Ditemukan di Pamekasan Awal 2026, Didominasi Laki-laki Usia Produktif
16 hours ago

4 Dapur MBG di Bangkalan Dihentikan Sementara, Kasus Keracunan dan IPAL Jadi Penyebab
16 hours ago

Warga Sumenep Gotong Royong Perbaiki Jalan Rusak, 10 Tahun Tak Diperbaiki Pemerintah
16 hours ago

Dilaporkan Tenggelam, Nelayan Bangkalan Ditemukan Meninggal Dunia
16 hours ago

Miris, Siswa SD di Bangkalan Belajar di Bawah Tenda Darurat
16 hours ago

Jemaah Haji Dibatasi Membawa Rokok, Kemenhaj Sampang: Maksimal 2 Slop
20 hours ago

Kemenhaj Sampang Tegaskan Larangan Penggunaan Visa Non-Haji Saat Musim Keberangkatan
20 hours ago

DLH Sampang Tegaskan Sampah Dapur MBG yang Boleh Masuk ke TPA Hanya Jenis Residu
20 hours ago

Sampah Plastik di Sampang Capai 4 Ton per Hari, Didominasi Limbah Sulit Didaur Ulang
2 days ago





