Wabup Sampang: Karang Penang Punya Potensi Besar di Sektor Industri dan Pertanian
Ach. Mukrim - Wednesday, 04 February 2026 | 06:48 AM


salsabilfm.com - Pemerintah Kabupaten Sampang menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 tingkat Kecamatan Karang Penang, Rabu (4/2/2026). Forum ini bertujuan untuk menyerap aspirasi pembangunan dari tingkat desa guna diselaraskan dengan prioritas daerah.
Camat Karang Penang, Yasid Bustomi, menyampaikan, wilayahnya merupakan kecamatan termuda di Kabupaten Sampang yang dimekarkan dari Kecamatan Robatal pada tahun 2004. Karang Penang terdiri dari tujuh desa dengan potensi unggulan di sektor pertanian dan industri kecil.
"Di sektor pertanian, Karang Penang menghasilkan jagung, tembakau, bawang merah, dan durian," katanya.
Selain itu, lanjutnya, terdapat sejumlah home industri, di antaranya industri genteng yang terpusat di Desa Tlambah, Blu'uran, dan Karang Penang Oloh, serta kerajinan tanah liat seperti pot bunga dan industri bordir.
Yasid memaparkan sejumlah kegiatan pembangunan pada tahun 2025, di antaranya pemeliharaan dan perbaikan jalan desa, pemasangan lampu penerangan jalan penghubung Desa Tlambah dengan Kabupaten Pamekasan, serta perbaikan beberapa ruas jalan lainnya. Juga pembangunan Puskesmas baru di Karang Penang telah rampung dan dijadwalkan mulai beroperasi dalam waktu dekat.
Tahun 2027, Yasid mengusulkan perbaikan dan pemeliharaan sejumlah ruas jalan yang masih rusak, meskipun pembangunan sarana dan prasarana telah banyak dilakukan oleh Bupati dan Wakil Bupati Sampang.
"Kami juga mengusulkan penambahan Puskesmas di Karang Penang, mengingat jumlah penduduk yang cukup besar sehingga membutuhkan pelayanan kesehatan yang lebih memadai," jelasnya.
Di sektor ekonomi, dia juga mengusulkan dukungan dari OPD terkait berupa bantuan bibit, pupuk, serta pelatihan dan pendampingan pemasaran guna meningkatkan nilai tambah hasil bumi, perkebunan, dan industri berbasis sumber daya alam. Seluruh usulan tersebut merupakan hasil Musrenbang tingkat desa.
Wakil Bupati Sampang, Ahmad Mahfud, menegaskan, Musrenbang RKPD merupakan forum strategis dan partisipatif untuk menyelaraskan kebutuhan masyarakat dengan arah kebijakan pembangunan daerah.
"Forum ini menjadi ruang dialog antara pemerintah dan masyarakat agar perencanaan pembangunan benar-benar berangkat dari aspirasi desa dan kecamatan, sekaligus selaras dengan prioritas pembangunan Kabupaten Sampang," tegasnya.
Menurutnya, dalam penyusunan RKPD Tahun 2027, Pemerintah Kabupaten Sampang berkomitmen pada pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan dengan empat prioritas utama, yakni peningkatan SDM dan kehidupan sosial harmonis, percepatan penurunan kemiskinan dan daya saing ekonomi, peningkatan konektivitas dan infrastruktur dasar berwawasan lingkungan, serta penguatan tata kelola pemerintahan berbasis digital.
"Karang Penang memiliki keunggulan besar di sektor industri kecil dan pertanian, khususnya sebagai pusat industri genteng di Desa Tlambah," ucapnya.
Industri tersebut, kata dia, perlu terus didukung melalui perluasan pemasaran, modernisasi teknologi produksi, serta peningkatan kualitas SDM. Selain itu, letak geografis Karang Penang yang berbatasan langsung dengan Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, dinilai strategis sebagai jalur penghubung perdagangan yang harus dikonversi menjadi kekuatan ekonomi masyarakat.
Namun demikian, dia mengakui masih terdapat tantangan pembangunan, terutama pada infrastruktur dasar, akses ekonomi, dan pelayanan kesehatan. Salah satu ruas jalan yang menjadi perhatian utama adalah Tlambah - Palengaan, yang saat ini tengah ditingkatkan untuk memperkuat akses ekonomi.
"Efisiensi anggaran pemerintah pusat yang berdampak pada berkurangnya transfer ke daerah, sehingga beberapa usulan pembangunan belum terealisasi. Untuk itu, kami meminta OPD terkait agar lebih kreatif dan inovatif dalam mencari pendanaan alternatif," pungkas Mahfud. (Mukrim)
Next News

Musrenbang RKPD 2027 di Sokobanah, Infrastruktur dan Banjir Rob Jadi Atensi Serius
7 hours ago

Gunakan Kapal Perintis, Kemenhub Fasilitasi Kepulangan Santri ke Madura
9 hours ago

Puluhan Pasutri di Pamekasan Ikuti Isbat Nikah, Ada yang Miliki 3 Anak
9 hours ago

TPA Permanen Tak Kunjung Ada, DPRD Bangkalan: Sampah Ini Akan Jadi Bom Waktu
16 hours ago

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Pelaku Penganiayaan Nenek di Bangkalan
16 hours ago

Sekda Sampang Akui Kelangkaan Pupuk, Tekankan Kios Mendekat ke Sentra Pertanian
16 hours ago

Polis Sita Ratusan Miras di Pamekasan, Imbau Masyarakat Laporkan ke Call Center 110
17 hours ago

Musrenbang RKPD 2027 di Camplong: Layanan Kesehatan dan Pupuk Langka Jadi Atensi
17 hours ago

Kuota Pupuk Subsidi Tahun 2026 di Sampang Bertambah, Ini Rinciannya
17 hours ago

Wanita Penghuni Perumahan di Pamekasan Dikabarkan Hilang, Polisi: Saat Ini Proses Pencarian
17 hours ago





