Selasa, 3 Februari 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

Kuota Pupuk Subsidi Tahun 2026 di Sampang Bertambah, Ini Rinciannya

Ach. Mukrim - Tuesday, 03 February 2026 | 09:18 PM

Background
Kuota Pupuk Subsidi Tahun 2026 di Sampang Bertambah, Ini Rinciannya
Pekerja sedang menaikkan pupuk bersubsidi ke atas truk. (Mukrim/Salsa/)

salsabilafm.com - Pemerintah Kabupaten Sampang, Jawa Timur, resmi mengumumkan penambahan kuota pupuk bersubsidi bagi petani untuk musim tanam 2026. Kebijakan ini diambil sebagai langkah strategis untuk menggenjot produktivitas pangan sekaligus mendukung swasembada pangan nasional.


Kepala Bidang Ketahanan Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Disperta-KP) Sampang, Nurdin, mengonfirmasi bahwa penambahan alokasi ini merupakan respons pemerintah pusat atas usulan yang dilayangkan Pemkab Sampang pada penghujung 2025.


"Kami mengusulkan penambahan jatah karena adanya peningkatan volume tanam. Kami juga bersinergi dengan Polri dan TNI untuk mengaktifkan lahan-lahan tidur di Sampang agar kembali produktif," katanya, Selasa (3/2/2026).


Dia menjelaskan, kenaikan kuota mencakup tiga jenis pupuk utama dengan rincian sebagai berikut; pupuk urea meningkat menjadi 26.320 ton, dari sebelumnya 22.956 ton di tahun 2025, pupuk NPK naik menjadi 22.047 ton dari angka sebelumnya 20.108 ton, pupuk Organik mengalami lonjakan signifikan dari 3.339 ton menjadi 5.077 ton.


Menurut Nurdin, tantangan utama pasca-kenaikan kuota ini adalah transparansi distribusi. Pihaknya berkomitmen untuk memperketat pengawasan di lapangan agar pupuk sampai ke tangan petani yang berhak dengan harga yang sesuai.


"Tugas krusial kami adalah menjamin penyaluran tepat sasaran dan pembelian harus sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah dipatok pemerintah," tegasnya.


"Kami harap langkah ini mampu mengakhiri polemik kelangkaan pupuk yang kerap menghantui petani saat memasuki musim tanam. Melalui pembenahan data penerima dan penguatan peran penyuluh pertanian, kami optimistis sektor pertanian daerah akan tumbuh lebih stabil dan berkelanjutan sepanjang tahun," pungkas Nurdin. (Mukrim)