Operasi Keselamatan Semeru 2026 di Pamekasan, Polisi Sasar 10 Pelanggaran Prioritas
Redaksi - Tuesday, 03 February 2026 | 09:13 PM


salsabilafm.com – Polres Pamekasan menggelar Operasi Keselamatan Semeru 2026 yang berlangsung selama 14 hari, mulai 2 hingga 15 Februari 2026.
Ipda Dedy Dwi Purnomo, Kanit Kamsel Satlantas Polres Pamekasan, mengatakan, dalam Operasi Keselamatan Semeru 2026 pihaknya menitikberatkan pada upaya preemtif dan preventif. Sasarannya adalah pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menyebabkan kecelakaan.
"Dalam Operasi Keselamatan Semeru 2026 ini, ada 10 prioritas pelanggaran yang menjadi perhatian kami," kata Dedy, Selasa (3/2/2026).
Dia menjelaskan, sepuluh pelanggaran prioritas tersebut meliputi pengemudi yang berboncengan lebih dari satu orang, berkendara melebihi batas kecepatan, pengendara kendaraan bermotor yang masih di bawah umur, serta pengendara roda dua yang tidak menggunakan helm standar SNI.
Selain itu, petugas juga menindak kendaraan yang menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis, pengemudi di bawah pengaruh alkohol, pengendara yang melawan arus lalu lintas, serta pengendara yang menggunakan telepon seluler saat berkendara.
"Termasuk juga pengemudi kendaraan roda empat yang tidak menggunakan sabuk pengaman atau safety belt, serta aksi balap liar di jalan raya," tegasnya.
Dedy menambahkan, pihaknya mengimbau seluruh masyarakat agar selalu mematuhi peraturan dan rambu-rambu lalu lintas serta menghindari pelanggaran sekecil apa pun yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
"Kami juga meminta kepada para orang tua agar tidak mengizinkan putra-putrinya yang masih di bawah umur menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat di jalanan raya, terlebih tanpa dilengkapi kelengkapan pribadi seperti helm dan lainnya," ujarnya.
Menurutnya, kepatuhan berlalu lintas merupakan bentuk kepedulian bersama dalam melindungi keselamatan anak-anak dari bahaya kecelakaan lalu lintas.
"Mari kita sayangi dan lindungi anak kita dari bahaya laka lantas. Kami berharap ke depannya masyarakat selalu tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama, saling menghargai sesama pengguna jalan," pungkas Dedy. (*)
Next News

Tepis Stigma Pesantren Ketinggalan Zaman, Nurul Huda: Kualitasnya Setara Sekolah Unggulan
6 hours ago

Puluhan Warga Sampang Laporkan Dugaan Investasi Bodong, Kerugian Ditaksir Rp23 Miliar
7 hours ago

Bapanas RI dan Satgas Pangan Polres Sampang Cek Stok Beras Bulog dan Minyak Kita
7 hours ago

Pemkab Sumenep Bolehkan Pedagang Berjualan Siang Hari Selama Ramadan
9 hours ago

H-1 Ramadan, Warga Pulau Mandangin Keluhkan Pemadaman Listrik Bergilir
9 hours ago

Disdik Sampang Lobi Pusat, Minta Dana BOS Bisa Dipakai Gaji Guru PPPK Paruh Waktu
9 hours ago

Terekam CCTV, Pria di Bangkalan Bobol Toko untuk Curi Rokok
9 hours ago

Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada Kamis 19 Februari 2026
a day ago

Hilal Tak Terlihat di Sampang, Ketua PCNU: Tunggu Keputusan Sidang Isbat dan PBNU
a day ago

Gegara Main Petasan Kalengan, 2 Warga Sampang Alami Luka Bakar
a day ago





