Senin, 2 Februari 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

Jadi Kawasan Rawan, Warga Sampang Minta JLS Dipasangi Kamera Pengawas

Syabilur Rosyad - Monday, 02 February 2026 | 06:04 AM

Background
Jadi Kawasan Rawan, Warga Sampang Minta JLS Dipasangi Kamera Pengawas
JLS Sampang salah satu area rawan di Kabupaten Sampang. (Rosyad/Salsa/)

salsabilafm.com – Jalan Lingkar Selatan (JLS) di Kabupaten Sampang belakangan menjadi sorotan publik. Sebab, infrastruktur yang dibangun sejak Januari 2023 itu dinilai menjadi salah satu kawasan paling rawan di Sampang.


Berdasarkan data Polres Sampang per Januari 2026, di sepanjang JLS tercatat telah terjadi sedikitnya dua kasus kecelakaan lalu lintas, pencurian, balap liar, hingga tindak pidana kekerasan. Kondisi tersebut menimbulkan rasa takut dan kekhawatiran warga saat melintas maupun beraktivitas di sekitar kawasan tersebut.


Salah satu warga setempat, Romdani, meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang segera merealisasikan pemasangan kamera pengawas (CCTV) sebagai langkah antisipasi untuk menekan angka kriminalitas.


"Saya harap Pemkab segera memasang CCTV, karena ini sudah sangat rawan sekali. Hampir seluruh masyarakat pasti takut ketika melewati jalan itu," ujar Romdani kepada salsabilafm.com, Senin (2/2/2026).


Menurutnya, pemasangan CCTV merupakan langkah strategis dalam menjaga keamanan dan meningkatkan pengawasan. Dengan adanya kamera pengawas, pelaku kejahatan diyakini akan berpikir dua kali sebelum beraksi.


"Kalau ada CCTV, tentu pelaku-pelaku kriminal itu akan berpikir dua kali untuk melakukan kejahatan," tambahnya.


Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang Darat Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sampang, Khotibul Umam, mengaku hingga saat ini pihaknya belum pernah mengajukan realisasi pemasangan CCTV di kawasan JLS.


"Kalau pengajuan memungkinkan, pasti kami lakukan. Itu tergantung pada ketersediaan anggaran," katanya saat dihubungi.


Meski demikian, dia menegaskan, Dishub akan berupaya maksimal apabila usulan tersebut benar-benar merupakan bentuk keresahan masyarakat.


"Jika memang warga merasa resah, kami akan berusaha seoptimal mungkin agar rencana ini bisa kami usulkan," pungkasnya. (Syad)