Senin, 2 Februari 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

Angin Kencang, Puluhan Rumah dan Fasilitas Umum di Pamekasan Rusak

Redaksi - Monday, 02 February 2026 | 06:22 AM

Background
Angin Kencang, Puluhan Rumah dan Fasilitas Umum di Pamekasan Rusak
Salah satu bangunan rusak di Tlanakan, Pamekasan, Jawa Timur akibat angin kencang. ( Istimewa/)


salsabilafm.com  - Hujan deras disertai angin kencang merusak puluhan rumah warga, lembaga pendidikan, serta tempat ibadah di Kabupaten Pamekasan, Minggu (1/2/2026).


Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pamekasan Akhmad Dhofir Rosidi mengatakan, berdasarkan pendataan sementara, bencana tersebut terjadi di 22 desa yang tersebar di tujuh kecamatan. 


"Berdasarkan hasil pendataan sementara tim yang kami terjunkan ke lapangan, musibah ini terjadi di 22 desa di tujuh kecamatan," kata Rosidi.


Selain merusak puluhan bangunan, sejumlah fasilitas umum juga terdampak, seperti lembaga pendidikan, jaringan listrik yang terputus, serta pohon tumbang yang menyebabkan akses lalu lintas terganggu.


Rosidi menjelaskan, kerusakan rumah warga terjadi di berbagai wilayah, antara lain Kelurahan Bugih dan Kelurahan Kowel, Desa Sumedangan, Desa Jarin, Desa Sentol, Desa Lemper, Desa Pandan, dan Desa Konang di Kecamatan Galis. 


Kerusakan juga dilaporkan terjadi di Kelurahan Lawangan Daya Jalan Bonorogo, Desa Duko Timur Kecamatan Larangan, Desa Teja dan Desa Branta Pesisir Kecamatan Tlanakan, Desa Plakpak Kecamatan Pegantenan, Desa Blumbungan Kecamatan Larangan, Dusun Betes Desa Samiran Kecamatan Proppo, serta Desa Tentenan Timur Kecamatan Larangan.


"Hingga malam ini, kami terus melakukan pemantauan dan penanganan di lokasi-lokasi terdampak, termasuk pembersihan pohon tumbang yang mengganggu akses jalan dan permukiman warga," ujarnya. 


BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, khususnya hujan lebat dan angin kencang yang masih berpeluang terjadi dalam beberapa hari ke depan.


Rosidi menambahkan, bencana angin kencang yang melanda Kabupaten Pamekasan kali ini merupakan kali kedua sepanjang tahun 2026.


Pada awal Januari, sedikitnya 14 bangunan milik warga rusak akibat angin kencang dan musibah itu terjadi di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Pademawu, Galis dan Kecamatan Pamekasan. (*)