Senin, 2 Februari 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

Mobil BMW Terbakar di Sampang, Kerugian Ditaksir Rp150 Juta

Syabilur Rosyad - Monday, 02 February 2026 | 05:55 AM

Background
Mobil BMW Terbakar di Sampang, Kerugian Ditaksir Rp150 Juta
: Mobil BMW terbakar saat melintas di Jalan Raya Desa Ketapang Daya, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, pada Sabtu (31/1/2026). (Tangkap layar/)

salsabilafm.com - Sebuah mobil sedan BMW dilaporkan terbakar saat melintas di Jalan Raya Desa Ketapang Daya, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, pada Sabtu (31/1/2026) sore. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.30 WIB dan sempat menarik perhatian warga serta pengguna jalan yang melintas di lokasi kejadian.


Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo mengatakan, Mobil BMW tahun 2014 dengan nomor polisi W 1698 ZG itu dikemudikan oleh Nanang Fauzi (45), warga Desa Tamberu Daya, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang. 


"Saat kejadian, pengemudi tengah melakukan perjalanan dari arah barat menuju timur dengan tujuan pulang ke rumahnya," katanya kepada salsabilafm.com, Senin (2/2/2026). 


Menurutnya, peristiwa kebakaran bermula ketika pengemudi melihat kepulan asap keluar dari bagian kap mobil sebelah kiri. Menyadari adanya gangguan serius pada kendaraannya, pengemudi langsung menghentikan laju mobil dan menepikannya ke bahu jalan demi menghindari risiko yang lebih besar.


"Setelah kendaraan berhenti, pengemudi turun dari mobil dan melihat adanya percikan api yang keluar dari kap kendaraan. Pengemudi kemudian langsung menjauh untuk menyelamatkan diri," jelasnya. 


Tidak lama berselang, api dengan cepat membesar dan melalap sebagian besar bodi mobil. Warga sekitar yang melihat kejadian tersebut segera memberikan pertolongan dengan menghubungi Polsek Ketapang serta petugas pemadam kebakaran. 


"Personel kepolisian bersama petugas Damkar kemudian datang ke lokasi untuk melakukan pengamanan dan pemadaman api," ungkapnya. 


Meski api berhasil dipadamkan, namun kondisi kendaraan mengalami kerusakan parah. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kebakaran mobil tersebut diduga disebabkan oleh korsleting pada sistem kelistrikan kendaraan.


"Dari hasil pengecekan di lapangan, tidak ditemukan adanya unsur kesengajaan. Peristiwa ini murni kecelakaan teknis," ujarnya. 


Akibat kejadian tersebut, pemilik kendaraan mengalami kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp150 juta. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini karena pengemudi berhasil menyelamatkan diri sebelum api membesar.


"Kami mengimbau kepada masyarakat agar lebih waspada dan rutin melakukan perawatan kendaraan, khususnya pada bagian mesin dan kelistrikan, guna mencegah terjadinya kebakaran kendaraan di jalan raya," tutup Eko. (Syad)