Gunakan Inovasi Robotik, Antrean Pasien di RSUD Syamrabu Bangkalan Berhasil Dipangkas
Redaksi - Monday, 02 February 2026 | 06:17 AM


salsabilafm.com - Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur memastikan kualitas layanan RSUD Syarifah Ambami Rato Ebu (Syamrabu) Bangkalan dalam mengimplementasikan inovasi farmasi robotik.
Rumah sakit tersebut menggunakan perangkat canggih bernama CONSIS yang berfungsi sebagai sistem otomatisasi penyimpanan dan pendistribusian obat yang terintegrasi.
"Digitalisasi terjadi di semua lini semua aspek. Tadi kita lihat bersama bagaimana kecepatan pengambilan obat setelah mendapatkan resep sampai diterimakan ke pasien. Sangat bagus dan sangat advance," kata Khofifah, Senin (2/2/2026).
Dengan penggunaan teknologi CONSIS, Khofifah yakin RSUD Syamrabu dapat mempercepat pelayanan dan mengurangi risiko human error dalam peracikan serta pembagian obat kepada pasien.
"Karena memangkas waktu peracikan dan pengambilan, maka dapat memangkas waktu antrian bagi pasien. Semua dilakukan dalam hitungan detik," ungkapnya.
Khofifah juga berharap inovasi ini menjadi pemantik bagi RSUD lain di seluruh Jatim agar tidak ragu berinvestasi pada teknologi medis terbarukan.
"Yang dilakukan RSUD Syamrabu hari ini adalah bukti bahwa dengan kemauan yang kuat, rumah sakit daerah bisa memiliki standar layanan internasional," jelasnya.
Selain itu, Khofifah juga menaruh perhatian terhadap kemampuan RSUD Syamrabu Bangkalan dalam mengelola anggaran hingga mencapai status surplus dalam kerja sama dengan BPJS Kesehatan.
Menurut Khofifah, di tengah tantangan pembiayaan kesehatan nasional, RSUD Syamrabu menjadi bukti efisiensi manajemen operasional yang sangat baik.
Khofifah menegaskan, prestasi ini menunjukkan kemampuan rumah sakit daerah dalam memberikan layanan optimal sekaligus menjaga kesehatan finansial lembaga.
"Di tengah isu penyesuaian anggaran secara nasional, maka kemampuan Pemda dan seluruh jajaran di dalamnya untuk lebih kreatif dalam mengelola anggaran tentu diperlukan," pungkas Khofifah. (*)
Next News

Tepis Stigma Pesantren Ketinggalan Zaman, Nurul Huda: Kualitasnya Setara Sekolah Unggulan
7 hours ago

Puluhan Warga Sampang Laporkan Dugaan Investasi Bodong, Kerugian Ditaksir Rp23 Miliar
7 hours ago

Bapanas RI dan Satgas Pangan Polres Sampang Cek Stok Beras Bulog dan Minyak Kita
8 hours ago

Pemkab Sumenep Bolehkan Pedagang Berjualan Siang Hari Selama Ramadan
10 hours ago

H-1 Ramadan, Warga Pulau Mandangin Keluhkan Pemadaman Listrik Bergilir
10 hours ago

Disdik Sampang Lobi Pusat, Minta Dana BOS Bisa Dipakai Gaji Guru PPPK Paruh Waktu
10 hours ago

Terekam CCTV, Pria di Bangkalan Bobol Toko untuk Curi Rokok
10 hours ago

Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada Kamis 19 Februari 2026
a day ago

Hilal Tak Terlihat di Sampang, Ketua PCNU: Tunggu Keputusan Sidang Isbat dan PBNU
a day ago

Gegara Main Petasan Kalengan, 2 Warga Sampang Alami Luka Bakar
a day ago





