Kamis, 29 Januari 2026
Salsabila FM
Nasional

Jadwal Puncak Arus Mudik 2026: Prediksi Tanggal Padat dan Tips Perjalanan Nyaman

Fajar - Thursday, 29 January 2026 | 12:25 PM

Background
Jadwal Puncak Arus Mudik 2026: Prediksi Tanggal Padat dan Tips Perjalanan Nyaman

Perencanaan mudik bukan hanya soal mendapatkan tiket, tetapi juga soal memilih waktu perjalanan yang tepat. Berdasarkan Prediksi Lebaran 2026, 1 Syawal 1447 H diperkirakan jatuh pada 20 atau 21 Maret 2026. Dengan jatuhnya Idul Fitri di akhir pekan, pola pergerakan masyarakat diprediksi akan sangat terkonsentrasi pada hari-hari tertentu.

Prediksi Puncak Arus Mudik 2026

Puncak arus mudik adalah periode di mana jumlah penumpang mencapai titik tertinggi, yang biasanya berdampak pada sulitnya mencari tiket dan kepadatan di stasiun maupun gerbong kereta.

  • Estimasi Puncak Mudik Utama: Rabu, 18 Maret 2026 dan Kamis, 19 Maret 2026.
  • Analisis: Mengingat hari Jumat adalah hari raya (prediksi), maka para pekerja kemungkinan besar akan mengambil cuti atau mulai berangkat sejak Selasa malam. Perjalanan pada dua hari ini akan sangat padat dan tiket kemungkinan besar akan habis dalam hitungan detik saat pembukaan war tiket.

Jika Anda ingin perjalanan yang lebih longgar, sangat disarankan untuk mengambil jadwal keberangkatan lebih awal, yaitu pada H-7 hingga H-5 (13-15 Maret 2026).

Prediksi Puncak Arus Balik 2026

Arus balik sering kali lebih sulit diprediksi karena sangat bergantung pada masa berakhirnya cuti bersama yang ditetapkan pemerintah. Namun, secara teknis, kepadatan akan terjadi pada:

  • Puncak Arus Balik Gelombang I: Minggu, 22 Maret 2026 (Bagi pekerja yang harus masuk pada hari Senin).
  • Puncak Arus Balik Gelombang II: Selasa, 24 Maret 2026 (Bagi mereka yang menghabiskan sisa cuti bersama).

Memesan tiket untuk arus balik harus dilakukan sama telitinya dengan saat mudik. Pastikan Anda sudah menghitung durasi tinggal di kampung halaman agar tidak tertinggal jadwal pembukaan pesanan tiket kembali ke kota asal.

Tips Memilih Tanggal Perjalanan Kereta Api

Untuk memaksimalkan kenyamanan Anda selama masa angkutan Lebaran 2026, pertimbangkan beberapa hal teknis berikut:

  1. Gunakan Kereta Tambahan: PT KAI biasanya mengoperasikan kereta tambahan untuk rute padat. Kereta ini sering kali baru dibuka pemesanannya setelah tiket reguler habis.
  2. Berangkat di Hari H: Jika Anda tidak keberatan melewatkan salat Id di kota asal, berangkat pada hari pertama Lebaran setelah waktu salat Id biasanya jauh lebih sepi dan ketersediaan tiket lebih besar.
  3. Optimalkan Cuti: Jika memungkinkan, ambillah cuti lebih awal atau pulang lebih lambat dari jadwal puncak. Perjalanan pada hari-hari "tanggung" seperti Senin atau Selasa sebelum Lebaran biasanya lebih kondusif bagi keluarga yang membawa anak kecil.

Kesiapan Fisik dan Kewajiban Ibadah

Perjalanan di masa puncak arus mudik membutuhkan stamina yang kuat karena potensi keterlambatan atau kerumunan di stasiun. Oleh karena itu, pastikan kondisi fisik Anda prima. Penting juga untuk diingat bahwa di tengah kesibukan persiapan mudik, kewajiban ibadah tetap yang utama.

Jangan sampai persiapan logistik membuat Anda lupa melunasi utang puasa tahun sebelumnya. Pastikan Anda sudah menuntaskan Niat Puasa Ganti Ramadan (Qadha) atau kewajiban Fidyah Puasa bagi yang memiliki uzur tetap. Dengan menyelesaikan urusan ibadah ini, perjalanan mudik Anda akan terasa lebih tenang dan bermakna secara spiritual.

Kesimpulan

Menghindari puncak arus mudik dan balik pada 18 Maret dan 22 Maret 2026 adalah strategi cerdas untuk mendapatkan kenyamanan perjalanan. Dengan memantau kalender Hijriah dan kebijakan cuti pemerintah, Anda dapat mengatur waktu liburan yang lebih efektif bersama keluarga.