Warga Desa di Pamekasan Gotong Royong Perbaiki Jalan Ambles Akibat Longsor
Redaksi - Monday, 02 February 2026 | 06:20 AM


salsabilafm.com – Warga Desa Sana Dhaja, Kecamatan Pasean, Pamekasan, gotong royong memperbaiki akses jalan raya antar desa di Dusun Laok Gunung. Jalan tersebut ambles akibat longsor setelah hujan deras selama beberapa hari terakhir.
Akses jalan yang terdampak merupakan jalur utama penghubung antara Desa Sana Dhaja dengan desa tetangga. Akibat longsor, aktivitas warga sempat terganggu, terutama untuk keperluan ekonomi, pendidikan, dan distribusi hasil pertanian.
Terlebih kondisi putus akses tersebut terjadi sejak dua pekan terakhir, terhitung sejak Kamis (15/1/2026) lalu. Namun saat ini, akses jalan ambles sudah diperbaiki dan mulai kembali dapat dilalui kendaraan roda dua alias motor.
Proses perbaikan dengan cara swadaya tersebut dilakukan warga dengan membawa beragam peralatan seadanya. Seperti cangkul, sekop, dan kayu penyangga dan tentunya dengan dana seadanya. Mereka bahu-membahu membersihkan material longsor dan memperkuat bagian jalan yang rawan ambles agar dapat kembali dilalui.
"Alhamdulillah untuk saat ini akses jalan antar desa yang sempat terputus di Dusun Laok Gunung, sudah diperbaiki dengan cara swadaya dan sudah bisa dilalui kendaraan, khususnya kendaraan roda dua (motor)," kata salah satu warga Desa Sana Dhaja, Dannur, Minggu (1/2/2026).
Inisiatif swadaya tersebut dilakukan warga sebagai bentuk kepedulian bersama. Sebab, akses jalan tersebut sangat vital bagi kehidupan sehari-hari masyarakat.
"Kalau menunggu bantuan, aktivitas warga bisa lumpuh terlalu lama. Jadi kami berinisiatif memperbaiki semampu kami," ungkapnya.
Sebelumnya, pemerintah desa setempat telah melaporkan kejadian ini kepada pihak terkait dan berharap adanya bantuan lanjutan untuk perbaikan permanen, mengingat kondisi tanah di lokasi masih labil dan berpotensi longsor susulan.
"Semangat swadaya dalam bentuk gotong royong warga Desa Sana Dhaja menjadi bukti kuatnya solidaritas masyarakat dalam menghadapi bencana dan menjaga akses vital antar desa tetap berfungsi," pungkasnya. (*)
Next News

Tepis Stigma Pesantren Ketinggalan Zaman, Nurul Huda: Kualitasnya Setara Sekolah Unggulan
6 hours ago

Puluhan Warga Sampang Laporkan Dugaan Investasi Bodong, Kerugian Ditaksir Rp23 Miliar
6 hours ago

Bapanas RI dan Satgas Pangan Polres Sampang Cek Stok Beras Bulog dan Minyak Kita
6 hours ago

Pemkab Sumenep Bolehkan Pedagang Berjualan Siang Hari Selama Ramadan
9 hours ago

H-1 Ramadan, Warga Pulau Mandangin Keluhkan Pemadaman Listrik Bergilir
9 hours ago

Disdik Sampang Lobi Pusat, Minta Dana BOS Bisa Dipakai Gaji Guru PPPK Paruh Waktu
9 hours ago

Terekam CCTV, Pria di Bangkalan Bobol Toko untuk Curi Rokok
9 hours ago

Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada Kamis 19 Februari 2026
a day ago

Hilal Tak Terlihat di Sampang, Ketua PCNU: Tunggu Keputusan Sidang Isbat dan PBNU
a day ago

Gegara Main Petasan Kalengan, 2 Warga Sampang Alami Luka Bakar
a day ago





