Rabu, 4 Februari 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

Gunakan Kapal Perintis, Kemenhub Fasilitasi Kepulangan Santri ke Madura

Redaksi - Wednesday, 04 February 2026 | 05:18 AM

Background
Gunakan Kapal Perintis, Kemenhub Fasilitasi Kepulangan Santri ke Madura
Herland Aprilyanto, Kepala Kantor KSOP Kelas IV Situbondo ( Istimewa/)

salsabilafm.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memfasilitasi kepulangan para santri dari Pelabuhan Jangkar, Situbondo, Jawa Timur, ke Sumenep, Madura, menjelang Ramadhan 1447 Hijriah. Para santri akan dipulangkan dengan menggunakan KM Sabuk Nusantara 74.


Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Panarukan, Situbondo, Herland Aprilyanto mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Jawa Timur mengenai fasilitasi kepulangan santri berjamaah menjelang bulan Ramadhan.


"Beberapa waktu yang lalu kami mendapat surat permohonan dari panitia kepulangan santri berjamaah dari beberapa pondok pesantren di Situbondo, dan kami menindak lanjuti, alhamdulillah kapal perintis KM Sabuk Nusantara 74 siap mengangkut para santri pulang kampung," ujar dia di Situbondo, Selasa (3/2/2026).


Menurut Herland, digunakannya kapal perintis untuk mengangkut ribuan santri dari beberapa pondok pesantren karena armada kapal yang ada tidak memadai secara keselamatan pelayaran dari jumlah santri.


Selain itu, lanjutnya, kapal perintis tersebut juga memiliki kapasitas penumpang cukup besar, yakni bisa menampung sekitar 500 orang penumpang.


Sesuai jadwal kepulangan santri dari Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo, Desa Sumberejo, Kecamatan Banyuputih, pada tanggal 9-10 Februari 2026.


"Usulan dari panitia kepulangan santri berjamaah menjelang bulan Ramadhan 2026 rute Pelabuhan Jangkar menuju Pulau Kangean, Kabupaten Sumenep, ada sekitar 800 orang santri," katanya.


Dia mengatakan, KSOP akan rapat koordinasi dengan beberapa pengurus pesantren di Situbondo untuk memastikan jumlah santri yang akan menyeberang ke beberapa kepulauan di Madura.


"Kalau kami mengacu pada tahun sebelumnya, santri dari beberapa pesantren yang pulang kampung pada libur Ramadhan ada sekitar 2