Kamis, 12 Maret 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

Mudik Gratis Perdana ke Masalembu, Ratusan Penumpang Berangkat dari Pelabuhan Kalianget

Redaksi - Thursday, 12 March 2026 | 01:07 AM

Background
Mudik Gratis Perdana ke Masalembu, Ratusan Penumpang Berangkat dari Pelabuhan Kalianget
Pemudik menaiki kapal. ( Istimewa/)

salsabilafm.com - Ratusan pemudik asal Kepulauan Masalembu, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, mengikuti program mudik gratis Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Rabu (11/3/2026).


Mudik gratis ini menjadi yang pertama digelar pada Ramadan dengan tujuan langsung ke Pulau Masalembu dan Pulau Karamian.


Pantauan di lapangan, para pemudik mulai menaiki kapal Sabuk Nusantara 92 yang bersandar di Dermaga III Pelabuhan Kalianget sejak pagi. Mereka membawa berbagai barang untuk dibawa pulang ke kampung halaman menjelang Lebaran.




Para pemudik mengaku terbantu karena tidak perlu mengeluarkan biaya transportasi laut, yang biasanya cukup besar untuk perjalanan jarak jauh. Salah satu penumpang, Muhlis, mengatakan, program mudik gratis ini sangat membantu warga kepulauan yang ingin pulang saat Ramadhan.


"Setahu saya ini baru pertama kali ke Masalembu, Ramadan ini. Kami tentu sangat terbantu," kata Muhlis di Sumenep.




Muhlis menjelaskan, akses pelayaran menuju Pulau Masalembu terbatas karena jaraknya cukup jauh dari daratan utama Sumenep.


Dalam sepuluh hari terakhir Ramadan, dia hanya mengetahui ada dua jadwal pelayaran reguler yang tersisa menuju pulau itu.


"Masalembu itu termasuk pulau yang jauh. Informasi yang saya terima, sampai menjelang Lebaran nanti hanya ada dua kali pelayaran lagi ke sana," tambahnya.




Sementara itu, petugas Pelabuhan Kalianget, Aris, menyebut jumlah penumpang yang berangkat menggunakan kapal Sabuk Nusantara 92 dalam program mudik gratis itu mencapai ratusan orang.


"Ada sekitar 412 penumpang yang naik kapal Sabuk Nusantara 92 untuk program mudik gratis ini," jelas Aris. 




Menurut dia, proses pemberangkatan sempat mengalami keterlambatan dari jadwal semula. Kapal yang semestinya berangkat pukul 08.00 WIB harus menunggu sekitar satu jam karena petugas pembagi tiket dari Dinas Perhubungan terlambat tiba di pelabuhan.


Meski demikian, keterlambatan itu tidak berdampak pada jumlah penumpang yang berangkat. Seluruh pemudik yang telah terdaftar dalam program itu berhasil naik ke kapal. 


"Walaupun sempat molor sekitar satu jam, semua penumpang yang terdaftar sudah terangkut. Tidak ada yang tertinggal di pelabuhan," pungkasnya. (*)