Ketua IPPNU Bangkalan Ajak Warga Ciptakan Pilkada Damai dan Kondusif
Ach. Mukrim - Tuesday, 17 September 2024 | 07:08 PM


salsabilafm.com – Sofiah, Ketua Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Bangkalan, mengajak seluruh warga Bangkalan untuk menciptakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak baik Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Bupati dan Wakil Bupati Bangkalan yang damai dan kondusif.
"Kami mengajak semua lapisan warga untuk mensukseskan Pilkada Serentak 2024. Pilkada merupakan momentum untuk memilih pemimpin daerah yang nantinya pemimpin itu menentukan daerah selama 5 tahun mendatang," ujarnya, Selasa (17/9/2024).
Sofiah menegaskan, pesta demokrasi tahun ini harus disikapi secara dewasa dan bijaksana demi kemajuan daerah. Menurutnya, menentukan pilihan tanpa menyindir pilihan orang lain adalah cara dewasa untuk menyikapi Pilkada.
"Pilkada tahun ini jangan sampai menimbulkan perpecahan yang nantinya menjadi problem untuk kemajuan daerah," terangnya.
Dia mengajak warga untuk datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada 27 November 2024. Menurutnya, satu suara dari warga menentukan nasib suatu daerah kedepannya.
"Pilkada ini adalah untuk warga dan yang menentukan juga warga. Maka dari itu, warga adalah tonggak utama berjalannya Pilkada serentak," paparnya.
Diungkapkan, Pilkada serentak tidak hanya tentang pemilihan, tetapi juga tentang mendapatkan pemimpin yang baik demi kemajuan daerah. Maka sebagai warga negara yang baik harus dewasa dan bijaksana dalam melaksanakan pesta demokrasi ini.
Sofiah berharap warga bisa memaksimalkan momentum Pilkada serentak dengan melihat background calon pemimpin yang nantinya dipilih saat hari pemungutan suara. Menurutnya, hal ini sangat penting untuk mengetahui kiprah sebelumnya yang sudah dilakukan.
"Mudah-mudahan warga bisa cerdas dalam memilih pemimpin tanpa ada gangguan apapun. Semoga Pilkada serentak berjalan dengan lancar sesuai yang diharapkan oleh semuanya," pungkasnya. (*)
Next News

Owner Lyco Coffee Didenda Rp6 Juta dalam Sidang Tindak Pidana Ringan
24 days ago

Ratusan Santri dan Alumni Demo PN Sampang, Desak Terdakwa Penganiaya Guru Tugas Dihukum Maksimal
a month ago

Korban Penganiayaan Guru Tugas di Sampang: Saya Diancam Akan Dibunuh Jika Melawan
a month ago

Sidang Sering Molor, Profesionalitas PN Sampang Jadi Sorotan Publik
a month ago

Mad Jari Divonis 6 Tahun, Kuasa Hukum Korban: Alhamdulillah, Alloh Berikan Jalan Keadilan
a month ago

Pembacaan Tuntutan Kasus Penganiayaan Guru Ngaji Ditunda, Kuasa Hukum Korban: Jaksa Tidak Serius
a month ago

Polres Sampang: Kabar Tersangka Dilepaskan dengan Uang Tebusan Rp100 Juta Tidak Benar
3 months ago

Polisi Gagalkan Penyelundupan Rokok Ilegal 1,68 Juta Batang, Kerugian Negara Ditaksir Rp2 Miliar
6 months ago

Resesi Itu Apa? Penjelasan Sederhana untuk Semua
6 months ago

13 Warga Binaan Lapas Narkotika Pamekasan Diusulkan Terima Remisi Natal 2025
6 months ago





