Sidang Sering Molor, Profesionalitas PN Sampang Jadi Sorotan Publik
Syabilur Rosyad - Tuesday, 12 May 2026 | 06:57 AM


salsabilafm.com – Pengadilan Negeri Sampang kembali menjadi sorotan publik terkait dugaan molornya jadwal persidangan yang kerap dikeluhkan para pengunjung maupun pihak berperkara.
AS, salah satu kuasa hukum, mengaku sering mengalami keterlambatan jadwal sidang tanpa penjelasan yang jelas dari pihak pengadilan. Menurutnya, jadwal resmi sidang umumnya tercantum dimulai pukul 10.00 WIB, namun pelaksanaannya kerap mundur hingga siang hari.
"Sering sekali jadwal sidang tidak sesuai. Di jadwal resmi mulai jam 10 pagi, tapi justru lebih sering dimulai jam 1 atau jam 2 siang," ujarnya saat dihubungi, Selasa (12/5/2026).
Dia menilai keterlambatan tersebut mencerminkan kurangnya profesionalitas dalam pengaturan waktu persidangan, baik dari panitera maupun majelis hakim.
"Alasannya macam-macam saat kami tanya. Ada yang bilang tahanan terlambat datang, ada juga panitera yang menyebut hakim belum hadir, kadang juga alasannya jaksa," katanya.
AS menambahkan, kondisi tersebut dinilai merugikan banyak pihak, mulai dari pengacara, saksi, hingga keluarga terdakwa maupun korban yang telah datang sejak pagi hari untuk menghadiri persidangan.
"Mereka datang dari jam 8 atau jam 9 pagi, tapi sidangnya baru dimulai jam 2 atau jam 3 sore. Ini jelas sangat merugikan, kasihan masyarakat," tuturnya.
Sementara itu, Humas Pengadilan Negeri Sampang, Rusliyanto, enggan memberikan tanggapan lebih lanjut. Dia beralasan bukan pihak yang berwenang menyampaikan keterangan resmi.
"Tadi teman media lain sudah mewakili konfirmasi dan sudah dijawab oleh jubir PN Sampang ya, Bos," singkatnya.
Di sisi lain, Juru Bicara Hakim Pengadilan Negeri Sampang, Eliyas Eko Setyo, hingga berita ini diterbitkan belum dapat dikonfirmasi. Reporter salsabilafm.com telah berupaya menghubungi yang bersangkutan, namun belum memperoleh jawaban. (Syad)
Next News

PCNU Sampang Minta Kejaksaan Tak Masuk Angin Tangani Kasus Rudapaksa Anak
21 days ago

Dinsos-PPA: Hasil Pemeriksaan Sementara Menunjukkan Korban Rudapaksa 27 Pelaku di Sampang Tidak Hamil
21 days ago

Kasus Rudapaksa Anak Jadi Alarm, MUI Sampang Desak Pemerintah Evaluasi Sistem Perlindungan Korban
a month ago

Apa yang Harus Dilakukan Jika Anak Menjadi Korban Kekerasan Seksual? Ini Langkah yang Perlu Diketahui
a month ago

Hukuman Pelaku Rudapaksa Anak di Indonesia: Penjara, Kebiri Kimia hingga Gelang Elektronik
a month ago

Owner Lyco Coffee Didenda Rp6 Juta dalam Sidang Tindak Pidana Ringan
3 months ago

Ratusan Santri dan Alumni Demo PN Sampang, Desak Terdakwa Penganiaya Guru Tugas Dihukum Maksimal
3 months ago

Korban Penganiayaan Guru Tugas di Sampang: Saya Diancam Akan Dibunuh Jika Melawan
3 months ago

Mad Jari Divonis 6 Tahun, Kuasa Hukum Korban: Alhamdulillah, Alloh Berikan Jalan Keadilan
3 months ago

Pembacaan Tuntutan Kasus Penganiayaan Guru Ngaji Ditunda, Kuasa Hukum Korban: Jaksa Tidak Serius
3 months ago





