Jelang Lebaran Kurban, Ribuan Sapi dari Bangkalan Dikirim ke Kalimantan Lewat Jalur Laut
Redaksi - Thursday, 14 May 2026 | 06:31 AM


salsabilafm.com - Jelang hari raya Iduladha, peternak sapi di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, kebanjiran pesanan hewan kurban dari Kalimantan. Ribuan sapi bahkan harus berenang di laut sebelum naik ke perahu dan diberangkatkan menuju kapal tujuan Kalimantan.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Peternakan Bangkalan, drh Ali Makki, mengatakan, hingga kini sudah ribuan ternak dikirim ke Kalimantan.
"Untuk Kalimantan sudah ada sekitar 2.589 ekor sapi dan 350 ekor kambing yang sudah dikirim," ujarnya, Kamis (14/5/2026).
Menurut Ali, hewan ternak tersebut nantinya disebar ke sejumlah daerah seperti Pontianak, Kubu Raya, Mempawah, hingga Barito Kuala.
Salah satu peternak asal Kecamatan Tanjung Bumi, Bayo Mabjio, mengatakan, pengiriman sapi ke Kalimantan sudah rutin dilakukan setiap menjelang Iduladha.
"Sudah 11 tahun saya jual sapi ke Kalimantan," tuturnya.
Pengiriman dilakukan melalui jalur laut menggunakan kapal kayu dari pelabuhan tradisional di pesisir Desa Telaga Biru, Kecamatan Tanjung Bumi.
Sebelum diangkut ke kapal besar, sapi-sapi terlebih dahulu dibawa ke tepi laut lalu berenang menuju perahu kecil.
Setelah itu, perahu akan membawa sapi ke tengah laut untuk dipindahkan ke kapal kayu berukuran lebih besar tujuan Kalimantan.
Kondisi tersebut dilakukan karena kapal besar tidak bisa merapat ke pelabuhan tradisional akibat perairan yang dangkal dan tidak tersedianya dermaga khusus ternak.
Bayo mengatakan, harga sapi yang dijual ke Kalimantan bervariasi tergantung bobotnya.
"Harga sapi mulai Rp17 juta sampai Rp 30 juta per ekor," katanya.
Dalam satu kali pengiriman, satu kapal biasanya memuat sekitar 300 hingga 500 ekor sapi yang berasal dari sejumlah peternak.
"Sekali berangkat ke Kalimantan sekitar tiga sampai empat hari. Tergantung dengan kecepatan kapal dan ombak di laut," imbuhnya
Selama perjalanan, pekerja khusus juga disiapkan untuk memberi makan ternak agar kondisi sapi tetap sehat hingga tiba di tujuan.
"Selama di jalan juga akan disediakan rumput. Sehingga sapi tetap sehat sampai tiba di sana," pungkasnya. (*)
Next News

Desa Terdampak Kekeringan di Pamekasan Diprediksi Bertambah, BPBD: Tunggu SK dari Bupati
8 hours ago

Sempat Hilang Dicuri Maling, Motor Milik Warga Pamekasan Akhirnya Kembali
8 hours ago

Kecam Pelecehan Seksual terhadap Anak, KOPRI PMII Sampang Desak Pelaku Dihukum Berat
9 hours ago

SPBU Arahkan Pengguna Jeriken Urus Rekomendasi, Disperta KP: Kalau Diperjualbelikan Kembali Kami Tolak
12 hours ago

Dinsos PPA Sampang Dampingi Korban Rudapaksa 27 Orang, Pastikan Hak Pendidikan Terpenuhi
12 hours ago

Pemkab Sampang Tunggu Petunjuk ESDM Jatim Tangani Sumur Bor Diduga Mengandung Gas
12 hours ago

Kantor Imigrasi Pamekasan Deportasi 5 WNA Asal Malaysia dan Pakistan
3 hours ago

Lahan Tembakau di Pamekasan Dirusak OTK, Petani Rugi Rp6,5 Juta
3 hours ago

Desak Polisi Tangkap 27 Pelaku Rudapaksa Anak, DPRD Sampang: Itu Tindakan Biadab
3 hours ago

Gerakan Indonesia Asri 2026 Diluncurkan di Sampang, Dorong Lingkungan Bersih dan Berkelanjutan
a day ago





